Rupiah Stabil di Penutupan Akhir Pekan
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang akhir pekan dalam perdagangan Jumat (17/1/2025). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah menguat tipis 5 poin (0,03%) ke level Rp 16.373 per dolar AS. Sebelumnya Jisdor mencatat kurs rupiah melemah pada posisi Rp 16.378 per dolar AS.
Berbeda dengan Jisdor BI, grafik Yahoo Finance justru mencatatkan mata uang rupiah tergelincir tipis 6 poin (0,04%) ke level Rp 16.360 per dolar AS. Catatan ini sekaligus melanjutkan pergerakan rupiah yang sebelumnya juga terdepresiasi ke level Rp 16.354 per dolar AS.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Central Asia (BCA) Tbk David Sumual, pergerakan mata uang Garuda relatif stabil bergerak melemah pada kisaran Rp 16.350 - Rp 16.400 per dolar AS. Pergerakan itu, katanya, relatif stabil utamanya setelah keputusan rapat dewan gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%.
Baca Juga
"Ini berkebalikan dengan mata uang lain yg relatif menguat terhadap dolar AS. Faktor domestik kelihatannya yang lebih berperan pada pelemahan rupiah di dua hari terakhir," katanya kepada Investortrust, Jumat (17/1/2025).
Sementara itu dolar AS relatif melemah dan yield US Treasury menurun setelah komentar dovish Dewan Gubernur Fed, Christopher Waller, yang berkomentar bahwa Fed dapat menurunkan suku bunga di semester pertama apabila inflasi tetap menurun menuju target. Waller mengatakan tiga atau empat kali pemotongan suku bunga tahun ini masih mungkin terjadi jika data ekonomi AS melemah lebih lanjut.

