BI Perkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 5,5% di 2024, Ternyata Ini Pendorongnya
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dalam kisaran 4,7% hingga 5,5% di tahun depan.
Hal itu disampaikan Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Joewono dalam acara Wedangan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta seri ke-114 yang bertajuk "Economic Outlook 2024" yang digelar secara virtual via Zoom, Jumat (29/12/2023).
"Di tahun 2024, kami meyakini akan sedikit meningkat dibanding dengan tahun 2023. Sehingga, kisarannya berkisar antara 4,7% sampai 5,5%," ujarnya.
Adapun, keyakinan Doni tersebut didasari oleh sejumlah indikator yang menjadi pendorong pertumbuhan, seperti indeks keyakinan konsumen, penjualan eceran, penjualan semen, dan tracking proyek strategis nasional (PSN).
Baca Juga
Apindo Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Sekitar 4,8-5,2%
"Jadi, kami melihat beberapa indikator, karena proyek strategis nasional mungkin di tahun depan itu akan jauh lebih banyak daripada tahun ini, dan kami perkirakan ini investasi yang cukup baik dan beberapa indikator yang kami lihat, baik indeks keyakinan konsumen maupun penjualan eceran. Sehingga, dari beberapa indikator tersebut, kami meyakini bahwa investasi itu akan naik," jelasnya.
Lebih lanjut, Doni mengungkapkan, pada tahun 2024, kinerja konsumsi, baik swasta maupun, dan investasi diperkirakan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif dari pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, serta keberlanjutan pembangunan PSN.
Selain itu, perbaikan investasi bangunan tahun 2023 yang berlanjut pada tahun 2024 dipengaruhi oleh proyek pemerintah, yaitu PSN dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kemudian, investasi properti swasta pada tahun 2024 juga diperkirakan mulai membaik, hal itu tercermin dari peningkatan pre-sales 2024 yang didukung insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DPT) dan kondisi keuangan.
Baca Juga
Menko Airlangga: Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Dorong Konsumsi Domestik
"Investasi nonbangunan tahun 2023-2024 diperkirakan tertahan, wait and see korporasi terhadap penyelenggaraan Pemilu dua putaran semakin meningkat, di tengah kinerja ekspor yang masih terbatas," imbuhnya.
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%.

