Kurs Rupiah Menguat Tipis dari Dolar AS ke Level Rp 16.182/USD
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank bergerak menguat Selasa (7/1/2025) pagi terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah menguat 7 poin (0,04%) ke level Rp 16.182/USD.
Washington Post melaporkan bahwa pemerintahan Trump yang akan datang sedang mempertimbangkan langkah-langkah tarif yang lebih lunak. Namun, presiden terpilih tersebut kemudian menyatakan bahwa kebijakan tarifnya tidak akan dikurangi dan menolak laporan tersebut sebagai salah.
"Selain itu, investor menunggu data pasar tenaga kerja utama yang akan dirilis minggu ini, termasuk laporan pekerjaan dan data JOLTS, dan akan memantau dengan cermat pidato dari pejabat Fed dan risalah FOMC," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro melalui keterangan tertulis, Selasa (7/1/2025).
Baca Juga
Rupiah Menguat usai Sri Mulyani Umumkan Pendapatan Negara Naik 2,1%
S&P Global US Services PMI direvisi lebih rendah menjadi 56,8 pada Desember 2024 dari angka awal 58,5, tetapi masih di atas 56,1 pada November 2024 dan menunjukkan kenaikan terkuat di sektor jasa sejak Maret 2022. Perusahaan mengindikasikan bahwa permintaan klien telah membaik, dengan pelanggan lebih bersedia berkomitmen pada proyek baru menyusul hasil Pemilihan Presiden.
"Bisnis baru juga meningkat lebih cepat dan peningkatan lebih lanjut dalam bisnis baru dari luar negeri tercatat sementara tumpukan pekerjaan kembali menumpuk," ungkap Andry.
Baca Juga

