Lanjutkan Apresiasi, Kurs Rupiah Ditutup Menguat dari Dolar AS
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah melanjutkan apresiasi untuk ditutup menguat terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (9/10/2024) hari ini. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah terapresiasi melesat 64 poin untuk ditutup menguat Rp 15.607/USD.
Di perdagangan pasar spot valas, mata uang Garuda juga bergerak menguat terhadap dolar AS. Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah bergerak menguat 24 poin (0,15%) ke level Rp 15.615/USD. Adapun pada perdagangan sebelumnya, Yahoo Finance mencatat kurs rupiah ditutup berada di level Rp 15.639/USD.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, saat ini investor tengah berhenti sejenak untuk menilai prospek suku bunga acuan AS. Kalender data AS yang sedikit minggu ini memberikan jeda setelah laporan pekerjaan yang kuat Jumat lalu menyebabkan dolar menguat dan membuat pasar meredam skala penurunan suku bunga yang diharapkan.
Baca Juga
"Kemudian pada hari Rabu, investor akan mendapatkan risalah rapat Federal Reserve bulan September, yang akan menunjukkan diskusi tentang apa yang pada saat itu tampak sebagai pasar tenaga kerja yang memburuk yang berakhir dengan semua kecuali satu pembuat kebijakan menyetujui pemotongan 50 basis poin," jelas Ibrahim melalui keterangan tertulis, Rabu (9/10/2024).
Namun, data non farm payrolls (NFP) atau penggajian nonpertanian yang kuat telah membuat pasar menilai kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat. Investor sekarang memiliki sekitar 85% peluang penurunan seperempat basis poin yang diperhitungkan, serta kemungkinan kecil Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah, alat CME FedWatch menunjukkan.
"Laporan Indeks Harga Konsumen AS bulan September pada hari Kamis akan menjadi bagian utama data minggu ini," tandas dia.

