Wamenkeu: Prioritas Pemerintah Hilirisasi, MBG, Ketahanan Pangan dan Energi
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut, prioritas pemerintah adalah hilirisasi, program makan bergizi gratis (MBG), serta ketahanan pangan dan energi. Hal ini perlu didukung APBN yang baik.
"Empat hal itu yang sangat penting bagi pemerintah saat ini. APBN pun akan terus menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi, seiring dengan visi pemerintah untuk bisa keluar dari middle income trap. Sementara, perekonomian global saat ini mengalami ketidakpastian akibat volatilitas sektor keuangan, peningkatan tensi geopolitik, perubahan iklim, serta populasi dunia yang terus menua," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (4/11/2024).
Baca Juga
Stimulus Cina Berhasil, Rupiah Ditutup Makin Merosot Dekati Rp 16.000/USD
Oleh karenanya, ia menyebut, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk melakukan transformasi ekonomi. Transformasi ekonomi sangat dibutuhkan untuk bisa keluar dari middle income trap.
"Ini sangat penting, agar kita bisa memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi,” ujar Wamenkeu Suahasil.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya strategi anggaran yang berfokus pada alokasi dan distribusi yang lebih baik sekaligus stabilisasi ekonomi. "Sangat penting bagi APBN untuk terus memiliki strategi agar dapat menjalankan fungsi alokasi, distribusi, dan juga stabilisasi ekonomi secara lebih baik. APBN saat ini telah disusun dan diimplementasikan dengan memperhatikan tiga tujuan tersebut,” tandasnya.
Ia menjelaskan, fungsi stabilisasi yang dilakukan APBN akan memastikan ekonomi Indonesia dan masyarakat tidak akan terdampak secara langsung oleh volatilitas global. APBN juga menjalankan fungsi distribusi, dengan memastikan bahwa anggaran akan dialokasikan kepada masyarakat, sektor, dan daerah yang membutuhkan.
Selain itu APBN juga menjadi alat untuk mengalokasikan sumber daya secara lebih baik dalam perekonomian.
Baca Juga
Stimulus dan Perbaikan Infrastruktur, Tarik Dana Asing Long Term

