Rupiah Ditutup Melemah Selasa Sore
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan Selasa (12/11/2024) sore. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah ditutup melemah ke level Rp 15.771/USD, yang dalam perdagangan sebelumnya berada pada posisi Rp 15.667/USD.
Sementara dilansir oleh Yahoo Finance, hingga pukul 16.30 WIB kurs rupiah bergerak merosot 100 poin (0.64%) ke level Rp 15.774/USD. Diketahui pada perdagangan kemarin, kurs rupiah ditutup di level Rp 15.674/USD.
Menurut Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, pasar bertaruh bahwa kebijakan inflasi di bawah Trump akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka panjang. Dolar melesat ke level tertinggi empat bulan minggu ini, sementara imbal hasil Treasury juga bergerak naik.
Baca Juga
Khawatir Inflasi AS Memanas Lagi, Kurs Rupiah Melemah Selasa Pagi
"Sikap proteksionis Trump terhadap perdagangan dan imigrasi diperkirakan akan menjadi faktor inflasi yang lebih tinggi," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2024).
Dia mengungkap fokus minggu ini adalah pada data inflasi indeks harga konsumen AS yang utama, yang diperkirakan akan menunjukkan inflasi tetap stabil pada bulan Oktober. Pembacaan tersebut juga kemungkinan akan menjadi faktor ekspektasi terhadap suku bunga. Di luar pembacaan inflasi, sejumlah pejabat Federal Reserve juga akan berpidato minggu ini, memberikan lebih banyak isyarat tentang kebijakan setelah bank sentral memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu.
"Para pedagang terlihat memperkirakan peluang 66,7% untuk pemangkasan 25 bps lagi pada bulan Desember, dan peluang 33,3% suku bunga akan tetap tidak berubah, CME Fedwatch menunjukkan," ujar dia.
