Kurs Rupiah Dibuka Rebound ke Selasa Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Selasa (24/9/2024) pagi dibuka rebound terhadap dolar Amerika Serikat. Dilansir Yahoo Finance, pada pukul 09.40 WIB, kurs rupiah bergerak menguat 13 poin (0,09%) ke level Rp 15.181/USD, setelah sebelumnya ditutup melemah di posisi Rp 15.194/USD kemarin.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, investor tengah mencerna rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Global S&P AS, yang turun menjadi 47 pada September 2024, dari 47,9 pada bulan sebelumnya. "Hal ini menandai bulan ketiga berturut-turut kontraksi aktivitas pabrik AS pada laju tertajam dalam lebih dari setahun. Penurunan ini merupakan salah satu indikator yang menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga lagi pada November 2024," kata Andry dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga
Ia menyebut investor selanjutnya akan memantau rilis pesanan barang tahan lama, penjualan rumah, dan data ketenagakerjaan. Selain itu, mencermati pidato Kepala The Fed Jerome Powell Kamis ini.
Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah RI IDR tenor 10 tahun naik 1,4 bps menjadi 6,43%, namun masih turun 9,4 bps year to date. Sementara, imbal hasil obligasi pemerintah RI tenor 10 tahun INDON tidak berubah pada 4,55%, namun turun 27,3 bps ytd.
Sebelumnya, kurs Bank Mandiri mencatat rupiah terdepresiasi pada Senin (23/9/2024) kemarin 0,33% menjadi Rp 15.200/USD, atau terapresiasi 1,28% ytd. Sedangkan kurs rupiah terhadap dolar hari ini kemungkinan akan bergerak di kisaran Rp 15.164/USD hingga Rp 15.263/USD, menurut Ekonom Bank Mandiri tersebut.
Baca Juga
Harga Minyak Turun Akibat Melemahnya Permintaan Eropa dan China

