Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rabu (11/9/2024), Simak Sentimen Pendukungnya
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan Rabu (11/9/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) merilis kurs rupiah ditutup menguat 32 poin ke level Rp 15.415/USD, yang sebelumnya berada di posisi Rp 14.447/USD.
Sementara di pasar spot valas, dilansir dari Yahoo Finance hingga pukul 15.50 WIB kurs rupiah bergerak menguat 38 poin ke level Rp 15.406/USD. Adapun sebelumnya kurs rupiah ditutup untuk bertengger di level Rp 15.444/USD.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka yang juga analis valas, Ibrahim Assuaibi, mengungkap sejumlah sentimen pendukung menguatnya kurs rupiah terhadap indeks dolar AS dalam perdagangan hari ini. Ia menjelaskaan pasar berada dalam kondisi waspada sebelum pembacaan inflasi indeks harga konsumen AS yang akan dirilis pada hari Rabu, yang secara luas diharapkan akan menjadi faktor dalam prospek suku bunga.
Baca Juga
"Pembacaan tersebut diharapkan menunjukkan inflasi sedikit menurun pada bulan Agustus," kata Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).
Sementara itu data CPI muncul hanya seminggu sebelum pertemuan Federal Reserve, di mana bank sentral diharapkan akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin. Menurunnya ekspektasi untuk pemotongan 50 bps telah mengguncang pasar saham minggu lalu, di tengah beberapa tanda ketahanan dalam ekonomi AS.
Dari rangkaian Pilpres AS, Wakil Presiden Kamala Harris dan eks Presiden Donald Trump, berhadapan dalam sesi debat yang sengit. Debat tersebut menimbulkan lebih banyak keraguan atas pemilihan presiden 2024, dengan waktu kurang dari dua bulan tersisa hingga pemungutan suara.

