Kurs Rupiah Ditutup Tergelincir ke Rp 15.447/USD Selasa
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah ditutup tergelincir dalam perdagangan Selasa (10/9/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat dolar Amerika Serikat menguat tipis 1 poin terhadap rupiah, sehingga kurs mata uang Garuda ditutup di level Rp 15.447/USD dibanding kemarin di posisi Rp 15.446/USD.
Sedangkan Yahoo Finance melansir, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank hingga pukul 16.15 WIB justru menguat tipis terhadap greenback. Kurs rupiah bergerak menguat 4 poin ke level Rp 15.445/USD, dibanding sebelumnya ditutup di posisi Rp 15.449/USD.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, antisipasi pemotongan suku bunga AS membantu membatasi kerugian secara keseluruhan, sementara juga membendung kenaikan dolar. Namun, dolar AS mendapat beberapa tawaran beli minggu ini, di tengah posisi sebelum pembacaan inflasi hari Rabu.
"Fokus minggu ini pada data inflasi indeks harga konsumen, yang akan dirilis pada hari Rabu, untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang ekonomi AS. Tanda-tanda meredanya inflasi AS kemungkinan akan memacu peningkatan taruhan pada suku bunga yang lebih rendah dalam beberapa bulan mendatang," kata Ibrahim dalam keterangan di Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Baca Juga
Harga Beli dan Jual Emas Antam Naik Tipis Selasa Pagi, Cek Rinciannya
Pembacaan inflasi hari Rabu muncul hanya seminggu sebelum pertemuan Federal Reserve, di mana bank sentral di negera dengan perekonomin terbesar di dunia itu secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, September ini. Ekspektasi pemangkasan suku bunga itu juga menjadi pendorong utama nelemahnya dolar AS baru-baru ini, mengingat pemangkasan tersebut kemungkinan akan memicu siklus pelonggaran oleh Fed.

