Harris Peluang Menang, Asing Net Sell Saham Rp 0,37 Triliun, Rupiah Melemah
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing masih mengalir keluar dari pasar saham domestik pada Rabu (24/7/2024), dengan mencatatkan net sell Rp 0,37 triliun. Ini lebih besar dari pembelian bersih kemarin Rp 0,09 triliun di Bursa Efek Indonesia.
Namun demikian pada Juli ini, asing masih mencatatkan pembelian bersih saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp 4,51 triliun month to date. “Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net sell saham Rp 3,22 triliun atau US$ 198,58 juta,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta pada Rabu sore.
Baca Juga
Net Buy SBN Mtd
Sementara itu, di pasar Surat Berharga Negara (SBN), data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi pada Selasa lalu (23/7/2024). Non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan berbalik arah melakukan penjualan neto mencapai Rp 2,8 triliun, dibanding hari sebelumnya yang masih net buy 0,34 Rp triliun.
Namun demikian secara month to date, asing masih mencatatkan pembelian bersih Rp 0,41 triliun di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan hingga kemarin. Sedangkan secara year to date asing mencatatkan penjualan bersih Rp 33,54 triliun hingga kemarin.
| Perkembangan transaksi neto oleh asing di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan, hingga 23 Juli 2024. Infografis: Diolah Riset Investortrust.id. |
Baca Juga
Memecoin Kamala Harris Tembus Rekor Tertinggi, Peluangnya untuk Mencalonkan Diri Melonjak hingga 90%
Rupiah Melemah
Seiring dengan aliran modal asing keluar, nilai tukar rupiah juga kembali tertekan pada Rabu sore ini. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah ditutup melemah 20 poin di level Rp 16.224/USD, dibanding kemarin yang sempat rebound ke Rp 16.204/USD.
Berdasarkan data dari pasar spot valas yang dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah tergelincir tipis. Hingga pukul 15.50 WIB, mata uang Garuda bergerak melemah 6 poin ke level Rp 16.210/USD, setelah hari sebelumnya sempat rebound di Rp 16.204/USD.
Analis PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, sebagian besar pedagang tetap bias terhadap greenback di tengah ketidakpastian terus-menerus mengenai pemilihan presiden (pilpres) AS tahun 2024. Ini terutama setelah Presiden Joe Biden mundur dari pencalonan dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai kandidat capres pemilu November dari Partai Demokrat.
Menurutnya, Harris terlihat dengan cepat mengumpulkan dukungan dari partai tersebut, dan semakin siap untuk berhadapan dengan capres dari Partai Republik, Donald Trump. Ia bahkan mengatakan, kans Harris untuk mengalahkan Trump semakin terbuka.
"Reuters/Ipsos menunjukkan jajak pendapat Harris sedikit mengungguli Trump, setelah ia mendapat dukungan dari Biden," kata Ibrahim dalam keterangan resmi, Rabu (24/7/2024).

