BPS: Deflasi Juni 2024 Didorong Komponen Harga Bergejolak
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi pada Juni 2024. Deflasi bulanan sebesar 0,08%, didorong komponen harga bergejolak.
“Deflasi pada bulan Juni 2024 tercatat sebesar 0,08% secara bulanan (month to month/mtm). Komponen harga bergejolak mengalami deflasi sebesar 0,98%. Komponen ini memberikan andil deflasi sebesar 0,16%,” kata Plt Sekretaris Utama BPS Imam Machdi, di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2024).
Baca Juga
Imam mengatakan komoditas yang memberikan andil deflasi yaitu bawang merah, tomat, dan daging ayam ras.
Sementara itu, komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,1%. Komponen inti memberikan andil inflasi sebesar 0,06%.
“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan dan kopi bubuk,” kata dia.
Sedangkan komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,12%, dengan andil inflasi sebesar 0,02%. Imam menyebut komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen harga diatur pemerintah adalah sigaret kretek mesin dan tarif angkutan udara.
Kelompok Makanan Dorong Deflasi
Secara rinci, Imam mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan dorongan terhadap deflasi pada Juni 2024. Beberapa komoditas penyumbang andil deflasi Juni 2024 adalah komoditas bawang merah, tomat, daging ayam ras, dan telur ayam ras.
“Dengan masing-masing memberikan kontribusi terhadap deflasi yaitu sebesar 0,09%, 0,07%, 0,05%, dan 0,02%,” kata dia.
Baca Juga
Emas Meningkat Pasca Data Indeks PCE AS yang Melemah, Berapa Batas Atas Harganya?

