Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Beri 5 Poin Kepastian soal RAPBN 2025
JAKARTA, investortrust.id - Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Thomas Djiwandono memberikan lima poin mengenai kinerja sinkronisasi antara pemerintah dan tim pemerintahan baru. Thomas mengatakan sinkronisasi yang dilakukan sudah membahas pengalokasian anggaran untuk pelaksanaan program unggulan Prabowo-Gibran.
"Tim sinkronisasi dan pemerintah sudah punya kesepahaman dalam mengalokasikan anggaran untuk melaksanakan program Prabowo-Gibran 2025 nanti," ujar Thomas saat konferensi pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan Rancangan APBN 2025, di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Senin (24/6/2024).
Lebih lanjut Thomas mengatakan tim sinkronisasi memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah sekarang. Dia berterima kasih karena menteri koordinasi bidang perekonomian dan menteri keuangan sudah mengakomodir program-program presiden dan wakil presiden terpilih dalam pembahasan RAPBN 2025.
"Termasuk dalam mengakomodasi rencana anggaran bantuan makanan bergizi gratis," ujar dia.
Baca Juga
Menkeu: Program Makan Bergizi Gratis Dialokasikan Rp 71 Triliun di RAPBN 2025
Selain itu, Thomas mengatakan tim sinkronisasi sepakat dengan pemerintah bahwa program makan bergizi gratis perlu dilakukan secara bertahap. Dia berjanji program ini akan dilakukan dengan perencanaan yang matang dan perbaikan setiap tahun sehingga bisa maksimal.
"Kami akan mengoptimalkan penggunaan anggaran yang dipersiapkan pemerintah dan DPR tahun ini agar jumlah coverage makan siang bergizi sebisa mungkin sesuai prioritas daerah-daerah yang dibutuhkan," kata dia menjelaskan poin keempatnya.
Selanjutnya, Thomas mengatakan dalam poin kelimanya, masih memiliki waktu untuk merancang program unggulan Prabowo-Gibran agar pelaksanaannya lebih baik dan cepat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan program makan bergizi gratis telah masuk dalam postur Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara (RAPBN) 2025. Sri Mulyani mengatakan anggaran makan bergizi gratis dianggarkan sebesar Rp 71 triliun.
Baca Juga
Makan Bergizi Gratis Dianggarkan di RAPBN 2025, Airlangga: Nilainya Rp 71 Triliun
“Untuk memberikan klarifikasi makan bergizi gratis akan fit di dalam APBN 2025. Presiden terpilih, Pak Prabowo Subianto beliau menyetujui pelaksanaan makan bergizi gratis dilaksanakan bertahap dan untuk tahun pemerintahan 2025, disepakati alokasi sekitar Rp 71 triliun,” kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani mengatakan anggaran tersebut telah masuk dalam postur defisit yang disetujui antara pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR. Dia mengatakan anggaran makan bergizi gratis tersebut telah masuk dalam rentang postur defisit 2,29% hingga 2,82% dari PDB.

