Ada Makan Bergizi dan IKN, Luhut Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Lewati 5%
Reporter | Farhan Nugraha
Editor | Fana Fadzikrillahi Suparman Putra
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan (LBP) optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih dari 5% dan mencapai target menjadi negara maju pada 2045. Hal itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara kunci pada perayaan HUT ke-52 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Fairmont Ballroom, Jakarta, Senin (10/6/2024).
"Untuk menjadi negara maju di 2045 kita harus bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5%," kata Luhut.
LBP mengatakan pertumbuhan tersebut dapat dicapai tanpa mengorbankan disiplin dan keberlanjutan fiskal. Termasuk dua program prioritas presiden terpilih, yakni makan bergizi gratis dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menjelaskan program pembangunan pemerintahan ke depan setidaknya dapat dilakukan melalui tiga skema pembiayaan. Salah satunya dengan peningkatan defisit APBN pada batas yang aman, yakni kurang dari 3%.
"Kemudian realokasi belanja yang tidak produktif," sambung LBP.
Selanjutnya, kata Luhut, meningkatkan penerimaan negara secara bertahap dan realistis, yakni 1-1,5% dari PDB pada 2029 mendatang.
Selain ketiga skema tersebut, kunci penting mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5% menurut Luhut adalah hadirnya investasi yang lebih produktif dan efisien.
Menko Marves mematok pertumbuhan investasi di atas rata-rata 8%. Selain itu, investasi yang efisien menurut LBP diwujudkan dengan menekan angka ICOR atau incremental capital output ratio hingga di bawah 5.
"Investasi diarahkan pada kegiatan dan sektor yang berorientasi ekspor untuk mencegah peningkatan defisit transaksi berjalan," terang LBP.
DIketahui, puncak perayaan HUT ke-52 Hipmi turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pejabat negara. Beberapa di antaranya, Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Kemudian tampak hadir sejumlah tokoh dari kalangan pengusaha, seperti Rosan Roeslani, Arsad Rasjid, Anindya Bakrie hingga Maruarar Sirait.
