Destry Damayanti Soroti Tiga Game Changer Ekonomi RI
JAKARTA, investortrust.id - Destry Damayanti menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon deputi gubernur senior Bank Indonesia (BI) periode 2024-2029, di Komisi XI DPR di Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2024). Dalam pemaparannya, Destry menyoroti tiga aspek game changer ekonomi Indonesia.
Menurut Destry, ketiga game changer tersebut merupakan aspek penting yang didalami dari Bauran Kebijakan Bank Indonesia (BKBI). Game changer pertama adalah pengembangan pasar uang dan pasar valas. "Pengembangan pasar uang sebagai fondasi dari stabilitas sistem keuangan, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Destry di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Kemudian, game changer kedua menurut Destry adalah penguatan sistem pembayaran pada digitalisasi ekonomi dan keuangan. Dalam memperkuat sistem pembayaran, Destry menyebut ada tiga pilar yang akan terus dikembangkan oleh BI.
"Pertama menjaga stabilitas infrastruktur sistem pembayaran. Kedua memperkuat industri sistem pembayaran dan ketiga, memperluas akseptasi digital," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut Destry, juga meng-update perkembangan transaksi QRIS yang dikembangkan oleh BI. Di hadapan Komisi XI DPR, Destry mengungkap pengguna QRIS telah mencapai 48,9 juta dengan 31,86 total merchant hingga April 2024.
Ketiga, Makroprudensial Akomodatif dan Pro-growth
Berikutnya, game changer ketiga yang disebut Destry adalah kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan pro-growth. Ia menambahkan, penguatan kebijakan ini dilakukan dengan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM), melalui perluasan kepada sektor yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
"Karena adanya perluasan, maka jumlah tambahan KLM itu akan meningkat menjadi Rp 246 triliun atau sebesar 3,4% dari DPK," ucapnya.
Destry juga mengungkapkan, hingga April 2024, perbankan telah memanfaatkan sekitar insentif KLM sebesar Rp 165,4 triliun atau 2,7% dari dana pihak ketiga (DPK). Dengan demikian, estimasi tambahan KLM menjadi sekitar Rp 81 triliun.
Sementara itu, Destry diusulkan kembali oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI periode 2024-2029, setelah menjabat di posisi yang sama selama lima tahun. Usulan tersebut tertuang dalam surat presiden RI No 17/Pres/05/2024.

