Di DPR, Destry Damayanti Ungkap Alasan BI Naikkan Suku Bunga
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti mengungkapkan alasan BI menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode April 2024.
"Kenapa kami sempat menaikkan suku bunga padahal inflasi relatif terkendali? Salah satunya tantangan inflasi domestik masih ada volatile food," ungkap Destry di sela-sela uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI periode 2024-2029 oleh Komisi XI DPR di Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Baca Juga
Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Kembali Jabat Deputi Gubernur Senior BI
Pada kesempatan tersebut, Destry menjawab pertanyaan Komisi XI DPR terkait kebijakan Dewan Gubernur BI yang menaikkan BI-Rate meski inflasi relatif terkendali. “Kami melihat tantangan inflasi volatile food menjadi salah satu pertimbangan BI menaikkan suku bunga,” tutur dia.
Inflasi terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1% saat BI-Rate dinaikkan sebesar 25 bps menjadi 6,25%. Sedangkan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) meningkat menjadi 10,33% (yoy) dari 8,47% pada bulan sebelumnya (Februari).
Alasan selanjutnya, menurut Destry Damayanti, BI saat itu dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) menguat tajam mencapai level tertinggi 106,25 pada 16 April 2024 atau mengalami apresiasi 4,86% dibandingkan level akhir 2023.
"Perkembangan ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia, termasuk nilai tukar rupiah," tutur dia.
Baca Juga
Destry Destiani menjalani fit and proper test bersama Komisi XI DPR usai diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI periode 2024-2029 oleh Presiden Jokowi. Usulan itu tertuang dalam surat presiden R-17/Pres/05/2024.
"Hari ini kita bukan bicara kebijakan, tapi kita mau melihat apakah Ibu (Destry) layak diangkat kembali untuk menjadi Deputi Gubernur Senior BI," kata Ketua Komisi XI DPR, Kahar Muzakir.

