BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2024 Masih Bisa Capai 5,5%
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Mei 2024 menilai, ekonomi Indonesia tetap berdaya tahan di tengah masih tingginya ketidakpastian global. BI bahkan optimistis pertumbuhan ekonomi 2024 masih bisa mencapai 5,5% tahun ini, lebih tinggi dari 2023 sebesar 5,05%.
“Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 tercatat 5,11% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Perkembangan terkini juga menunjukkan kegiatan ekonomi pada triwulan II 2024 tetap baik. sebagaimana tecermin pada kinerja positif sejumlah indikator konsumsi rumah tangga dan investasi, seperti Indeks Keyakinan Konsumen, Indeks Penjualan Riil, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Baca Juga
Perry: BI Rate Tetap 6,25% untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan
Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya dari sisi permintaan, melalui stimulus kebijakan makroprudensial yang ditempuh dengan stimulus fiskal Pemerintah.
Kuartal I Didukung Investasi
Perry menjelaskan, pertumbuhan kuartal I 2024 didukung oleh permintaan domestik, dengan konsumsi swasta dan pemerintah membaik, didorong oleh dampak positif pelaksanaan Pemilu 2024 dan hari libur nasional terkait dengan Hari Besar Keagamaan Nasional.
Perry mengatakan, investasi juga tumbuh baik pada kuartal I tahun ini, terutama ditopang oleh investasi bangunan. Hal itu seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur. Sementara itu, ekspor melambat sejalan dengan masih lemahnya permintaan dari mitra dagang utama.
“Kinerja pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 juga didukung oleh peningkatan pertumbuhan di lapangan usaha (LU) yang terkait mobilitas. Ini seperti LU Perdagangan Besar dan Eceran, LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, serta LU Informasi dan Komunikasi. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi juga meningkat di sebagian besar wilayah,” ujar Perry.
Baca Juga
