Bagikan

Standar Hidup Meningkat: Indeks Pembangunan Manusia Naik 0,6 Poin ke 74,39

JAKARTA, investortrust.id - Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2023 mencapai 74,39. Angka ini meningkat 0,62 poin (0,84%) dibandingkan tahun sebelumnya 73,77.

“IPM 2023 tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM meningkat, terutama standar hidup layak dan pengetahuan,” kata Amalia dalam publikasi Indeks Pembangunan Manusia 2023, yang dirilis di Jakarta, Senin (13/5/2024).

Catatan: 1. UHH: Umur Harapan Hidup saat Lahir hasil LF SP2020, 2. HLS: Harapan Lama Sekolah, 3. RLS: Rata-rata Lama Sekolah, 4. Pengeluaran: Pengeluaran per Kapita Riil per Tahun yang Disesuaikan. Sumber: BPS

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 73,93 tahun, meningkat 0,23 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. Pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,05 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,10 tahun menjadi 13,15 tahun. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,08 tahun, dari 8,69 tahun pada 2023 menjadi 8,77 tahun pada 2023. 

Sedangkan standar hidup layak yang diukur berdasarkan pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat Rp 420 ribu tahun 2023. Ini naik 3,66% dibandingkan tahun sebelumnya.


Sejak 2020 di Level "Tinggi"
Salah satu penulis publikasi Dimas Hari Santoso mengatakan, pembangunan manusia di Indonesia, terus mengalami kemajuan. “Sejak 2020, status pembangunan manusia Indonesia sudah berada di level ‘tinggi’. Selama 2022-2023, IPM Indonesia rata-rata meningkat sebesar 0,72% per tahun, dari 72,81 pada 2020 menjadi 74,39 pada 2023,” katanya.

Baca Juga

Bos GOTO Dukung Program Makan Siang Gratis


Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yang merepresentasikan dimensi umur panjang
dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama periode 2020 hingga 2023, UHH telah meningkat sebesar 0,56 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,25% pertahun. Pada 2020, UHH Indonesia adalah 73,37 tahun dan pada 2023 mencapai 73,93 tahun.

Kedua indikator pembentuk dimensi pengetahuan juga terus meningkat. Selama 
periode 2020 hingga 2023, HLS Indonesia rata-rata meningkat 0,43% per tahun, sementara RLS meningkat 1,13% per tahun.

Sementara itu, untuk dimensi standar
hidup layak, indikator pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Indonesia meningkat sebesar 2,09% per tahun selama periode 2020 hingga 2023. Pada tahun 2020 pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan mencapai Rp 11.013.000, meningkat menjadi Rp 11.899.000 pada tahun 2023.

Kalbar, Malut, dan Gorontalo Naik 

BPS juga mencatat, pada 2023, status pembangunan manusia di Kalimantan Barat meningkat dari "sedang” menjadi “tinggi”, dengan capaian IPM sebesar 70,47. Selain Kalimantan Barat, dalam kurun waktu 2020-2023 peningkatan status dari “sedang” ke “tinggi” juga dicapai Gorontalo dan Maluku Utara sejak tahun 2022.

"Dengan peningkatan status pembangunan manusia
tersebut, jumlah provinsi dengan status pembangunan manusia 'tinggi' (70 ≤ IPM <80) menjadi sebanyak 28 provinsi. Status 'sedang' (60 ≤ IPM < 70) sebanyak 4 provinsi, dan tidak ada provinsi dengan status 'rendah' (IPM < 60)," paparnya. 

Sementara itu, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta menjadi provinsi dengan status capaian pembangunan manusia “sangat tinggi”. IPM-nya sama atau lebih dari 80.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024