Tinjau Pasar Baru Karawang, Jokowi Sebut Harga Cabai dan Beras Sudah Turun
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo meninjau langsung stok dan harga sejumlah bahan pangan di Pasar Baru, Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024). Jokowi mengatakan, harga sejumlah komoditas di Pasar Baru Karawang relatif baik. Bahkan, harga cabai, beras, bawang putih, dan bawang merah turun.
"Ini kita cek untuk harga-harga utamanya cabai, beras, bawang putih, bawang merah semuanya kondisinya sudah turun," kata Jokowi seusai meninjau Pasar Baru Karawang yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga
Izin Ekspor Konsentrat Freeport Diperpanjang, Jokowi Ungkap Alasan Ini
Jokowi membeberkan, harga bawang merah berada di kisaran Rp 45.000 per kilogram, bawang putih Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Kemudian beras lokal dengan harga Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram.
"Saya kira harganya baik. Artinya dari angka inflasi juga akan turun kan di bulan yang kemarin ya," kata Jokowi.
Terkait ketersediaan, Jokowi mengatakan saat ini stok beras yang ada di Bulog sudah mencukupi, yakni sekitar 1,6 juta ton. Stok tersebut menurut Presiden sudah lebih dari rata-rata.
"Kalau stok di Bulog sendiri sekarang ada 1,6 juta yang biasanya kita stok itu hanya maksimal biasanya hanya 1,2 (juta) atau yang sering itu di bawah 1,2 (juta) rata-rata stok kita. Ini 1,6 (juta) stok di Bulog," ucap Presiden.
Dalam kesempatan ini, Jokowi mengatakan pemerintah telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau. Beberapa di antaranya dengan membangun dan membuat sejumlah sumur pompa di daerah yang mengalami kekurangan air.
Baca Juga
Dorong Hilirisasi, Jokowi Perpanjang Izin Freeport untuk Ekspor Konsentrat Tembaga
"Terutama di titik-titik yang berkaitan dengan pertanian dengan beras itu mulai oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR," tutur Presiden.
Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan ini, yakni Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

