Uang Beredar Berpotensi Meningkat Hingga Rp 170 Triliun Saat Ramadan dan Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengungkapkan, secara seasonal, jumlah uang beredar pada saat Ramadan dan lebaran akan meningkat seiring dengan naiknya permintaan masyarakat secara umum, serta melonjaknya mobilitas publik terkait mudik.
“Oleh sebab itu, terdapat potensi tambahan uang beredar (M2) sekitar Rp 150 triliun- Rp 170 triliun pada momentum ramadan dan Idulfitri tahun ini,” ujarnya, ketika dihubungi Investortrust.id, Senin (8/4/2024).
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lanjut Josua, persediaan uang kartal oleh Bank Indonesia (BI) pun ditingkatkan. Sejalan dengan normalisasi pasca pandemi Covid-19, ia memprediksi mobilitas publik juga akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga
Ekonom CORE: Momentum Mudik Dorong Kenaikan Jumlah Uang Beredar
“Maka wajar jika uang kartal yang disediakan oleh BI juga meningkat di tahun ini,” katanya.
Menurutnya, perputaran uang biasanya akan meningkat dengan cepat baik di kota maupun di daerah. Namun khususnya saat jelang lebaran dengan tingginya arus mudik, maka membuat perputaran uang di daerah cenderung lebih cepat.
“Tentunya perputaran uang yang lebih cepat akan menggerakan roda perekonomian karena aktivitas transaksi perdagangan barang dan jasa akan meningkat,” ujar Josua.

