Rupiah Menguat ke Rp 15.685/US$
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu (07/02/2024). Penguatan mata uang Garuda terhadap greenback ini menyusul yield obligasi Amerika Serikat menurun, di tengah ketidakpastian kapan pemangkasan suku bunga acuan The Fed akan direalisasikan.
Kurs terhadap rupiah tercatat Rp 15.685 per dolar AS pada Rabu (07/02/2024). Berdasarkan data kurs JISDOR yang dirilis Bank Indonesia pada hari ini, nilai tukar rupiah melemah 49 poin atau 0,31% dibanding Selasa (06/02/2024) yang sebesar Rp 15.734 per dolar AS.
Baca Juga
Mengutip CNBC, imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun pada Selasa (06/02/2024) waktu AS turun sekitar 8 basis poin menjadi 4,087%. Imbal hasil US Treasury tenor 2 tahun juga turun lebih dari 7 basis poin menjadi 4,397%.
Penuruan FFR Bisa Semester II
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) telah memasuki fase untuk menghentikan tren suku bunga tinggi. Fed funds rate (FFR) diperkirakan turun pada semester kedua tahun ini.
