Pemilu 2024 Diprediksi Tak Terlalu Berpengaruh pada Ekonomi
JAKARTA, Investortrust.id - Business Development Advisor Bursa Efek Indonesia (BEI), Poltak Hotradero mengatakan jika pemilihan umum (pemilu) yang akan berlangsung pada 2024 mendatang tidak akan terlalu berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia.
“Secara umum, kita bisa perhatikan pemilu di Indonesia tidak terlalu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Jadi di 2019 ekonomi masih tumbuh 5%, 2014 sekitar 5,01%, dan 2009 itu 4,7%,” ujarnya dalam webinar yang diadakan Allianz Indonesia, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga
Ganjar Janjikan Kepastian Hukum, Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 7%
Secara umum, lanjut Poltak, sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan dalam hal belanja konsumer biasanya terjadi di non profit institution, seperti lembaga lembaga politik dan lainnya. Tetapi meski belanja konsumer di sektor tersebut terbilang besar, tetapi kontribusinya kecil terhadap perekonomian Indonesia.
“Intinya, bahwa belanja pemilu yang biasa tersalurkan lewat aksi penggalangan massa dan lainnya ternyata secara umum terhadap pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar di Indonesia,” katanya.
Baca Juga
Pemerintah Optimisitis Pertumbuhan Ekonomi di 2024 Bisa Lampaui 5,2%
Poltak mengungkapkan, biasanya ada stimulus dari pemerintah untuk mendorong perekonomian ketika masa pemilu. Tetapi hasilnya tidak begitu signifikan, karena motor perekonomian nasional paling banyak ditopang oleh konsumsi reguler.
‘Saat pemilu sebenarnya ada stimulus ekonomi, tetapi tidak cukup signifikan karena memang lebih banyak motor perekonomian Indonesia berasal dari konsumsi reguler yang ada,” terangnya. (CR-13)

