Pemangkasan Bunga The Fed akan Untungkan Sektor Perbankan dan Properti
JAKARTA, investortrust.id – Ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail memperkirakan sektor perbankan dan properti diuntungkan dampak rencana pemangkasan suku bunga acuan The Fed Amerika Serikat.
“Sektor perbankan itu akan naik kencang karena ada sentimen positif dari pemangkasan tingkat suku bunga. Sektor properti juga akan booming karena ada pemangkasan tingkat suku bunga,” kata Mikail dalam Webinar Perubahan Ekonomi Indonesia di Tahun 2024, Sabtu (13/01/2024).
Baca Juga
Rupiah Diproyeksikan Menguat
Menurut proyeksi dari Sukor Sekuritas, akan terjadi pemangkasan tingkat suku bunga Th Fed sebanyak 150 basis poin atau 1,5% pada tahun 2024. Bila pemangkasan suku bunga di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu terjadi, dampaknya dolar akan melemah terhadap mata uang lain. Artinya, rupiah akan mengalami penguatan.
“Rupiah akan menguat, karena fenomena strong dollar akan berubah menjadi fenomena strong emerging market currency,” ujar Mikail.
Baca Juga
Mikail melanjutkan, proyeksi tersebut akan terjadi apabila tensi geopolitik tidak terlalu besar. Sucor Sekuritas menilai tensi geopolitik dapat berdampak besar bagi ekonomi global, seperti melambungnya harga energi yang berimbas pada meningkatnya inflasi di Amerika Serikat, sehingga dapat menimbulkan potensi batalnya pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
“(Proyeksi positif) itu terjadi kalau tensi geopolitiknya tidak terlalu besar. Yang terjadi, benar-benar, Indonesia akan mengalami bull market, baik itu di bond market maupun di equity,” ujarnya.

