Bidik Transaksi Rp 2 Triliun, Kemenkop UKM Siap Gelar INABUYER EXPO
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersiap kembali menggelar pameran akbar INABUYER B2B2G EXPO 2024. Dalam penyelenggaraan yang kedua tersebut, Kemenkop UKM membidik nilai transaksi hingga Rp 2 triliun.
Menurut Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong kemitraan strategis, serta mewujudkan rantai pasok yang kuat untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri. Dengan demikian, dapat memperkuat ekonomi nasional.
“Kegiatan ini merupakan yang kedua sejak 2023, dengan potensi kerja sama kontraknya tahun lalu lebih dari Rp 1 triliun. Tahun ini, ditargetkan transaksinya bisa menembus Rp 2 triliun," kata Hanung saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi INABUYER B2B2G EXPO 2024 di Jakarta, Selasa (05/03/2024).
Baca Juga
Dukung UMKM, Youtap Hadirkan Aplikasi untuk Jadi Pemilik Usaha
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang
Hanung berharap pelaku UMKM dan eksibitor nantinya dapat memanfaatkan momentum pameran tersebut untuk memperluas pangsa pasarnya. Ia juga berujar akan digelar business matching antara potential buyer dengan para UMKM atau eksibitor yang berpartisipasi dalam pameran tersebut.
"Kolaborasi menjadi kunci untuk bersama-sama kita membangun ekosistem yang lebih baik bagi UMKM. Kita tidak hanya fokus pada event ini, tetapi ingin membangun ekosistemnya agar business matching bisa berjalan setiap hari," ucap Hanung.
Rencananya, INABUYER B2B2G EXPO 2024 turut didukung oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Lebih jauh, Hanung berharap agar LKPP yang tengah mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait kewajiban belanja oleh lembaga nonpemerintah terhadap UMKM, juga mengatur kewajiban muatan lokal dan kemitraan UKM pengadaan barang/jasa yang bisa dibiayai oleh pinjaman luar negeri.
Offtaker Berkumpul
Sementara itu, Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menjelaskan, pameran INABUYER 2024 merupakan lanjutan dari gelaran tahun lalu yang berhasil membukukan transaksi hingga Rp 1 triliun. Diharapkan, kesuksesan tahun lalu dapat diulang dalam gelaran yang sama tahun ini.
"Jadi banyak sekali manfaat yang didapat di Inabuyer, dimana para buyer memberikan order termasuk oleh kementerian/lembaga dan BUMN. Mari, jadikan event di Smesco ini menjadi tempat para offtaker berkumpul, memberikan yang terbaik dengan Beli Buatan Produk Indonesia," sebut Budihardjo.
Budiharjo mengaku keberhasilan INABUYER 2023 tidak terlepas dari dukungan LKPP melalui E-Katalog. Ia berharap para buyer dapat melanjutkan transaksinya melalui laman LKPP, setelah gelaran pameran berakhir.
"Kami sampaikan terima kasih kepada LKPP karena mendukung kegiatan ini. Dengan kerja sama, kita bisa bukukan potensi transaksi yang luar biasa," kata Budihardjo.
Dilansir dari keterangan resmi Kemenkop UKM, pameran tersebut diselenggarakan dalam rangka perluasan akses pasar bagi UKM, dengan terhubung ke dalam rantai pasok industri BUMN, usaha besar, belanja barang/jasa pemerintah, serta potential buyer dari dalam dan luar negeri. Rencananya, INABUYER B2B2G EXPO 2024 akan digelar pada 15 – 17 Mei 2024 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta.
Selain menghadirkan para buyer dari sektor swasta BUMN dan pemerintah, di tahun ini, turut hadir potential buyer dari luar negeri dan live commerce. Dalam kegiatan ini juga akan diselenggarakan INABUYER Award, dengan total proyeksi pengunjung 10 ribu orang dan total proyeksi exhibitor 200 booth.

