Prabowo Disarankan Libatkan Kementan dalam Program Makan Siang Gratis
JAKARTA, investortrust.id - Prabowo Subianto disarankan ekonom untuk melibatkan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam implementasi program strategis makan siang gratis apabila telah terplih sebagai presiden nantinya. Saran tersebut disampaikan Ekonom The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listyanto.
"Off taker-nya di Kementerian apa kita lihat, (program makan siang gratis) tapi sangat penting melibatkan Kementan sangat penting," kata Eko, Selasa (26/3/2024), dipantau daring.
Ekonom senior Indef tersebut juga mengatakan sektor pertanian menjadi krusial karena program makan gratis tentu membutuhkan bahan baku pangan. Ide program makan siang gratis disebut Eko harus dapat memajukan sektor pertanian termasuk petani di dalamnya.
Selain itu Eko juga berharap agar program makan siang gratis dapat mendongkrak pertumbuhan sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). Ia berujar pemerintahan terpilih nantinya harus mempersiapkan skema program makan siang gratis dengan seluruhnya melibatkan pelaku sektor UMKM.
Tidak lupa, Eko juga meminta publik untuk menyoroti ide program makan siang gratis agar tidak dilakukan dengan dengan kebijakan impor.
"Kalau pakai negara lain, devisa kita akan habis untuk membeli produk mereka, makan siang harus melibatkan pelaku ekonomi kita," kata Eko.
Baca Juga
Ekonom Sebut Program Makan Siang Gratis Berpotensi Pangkas Anggaran Infrastruktur
Dilansir dari berbagai sumber setidaknya sektor UMKM memberikan kontribusi hingga 61,1% terhadap perekonomian nasional atau produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2023. Tidak hanya itu, sektor UMKM juga telah berhasil menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja atau setara dengan 97% daya serap dunia usaha.
Adapun pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan KPU sebagai pemenang pilpres dalam satu putaran. Prabowo-Gibran memperoleh 96 juta suara, disusul oleh pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan raihan 40,9 juta suara. Kemudian pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan raihan 27 juta suara.
Saat ini ketiga pasangan capres-cawapres masih harus mengikuti proses persidangan gugatan perselisihan hasil pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelum akhirnya nanti MK memutuskan secara resmi presiden-wakil presiden terpiluh untuk memimpin periode 2024 - 2029.

