Seluruh Provinsi Indonesia Alami Inflasi Tahunan
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi secara tahunan pada Februari 2024. Inflasi Februari secara tahunan tercatat sebesar 2,75%.
“Seluruh provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Selatan dengan inflasi 4,61% sedangkan inflasi terendah terjadi di provinsi Papua Barat Daya dengan inflasi 1,81%” kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah, saat paparan inflasi Februari 2024, di kantornya, Jakarta, Jumat (01/03/2024).
Dua provinsi tersebut turut mewakili inflasi di wilayah Maluku Papua.
Baca Juga
Untuk masing-masing wilayah pulau, inflasi di Pulau Sumatera tercatat paling tinggi tercatat di Provinsi Bengkulu dengan inflasi sebesar 3,68%. Inflasi terendah di pulau tersebut tercatat di Kepulauan Bangka Belitung dengan 1,86%.
Di Pulau Jawa, inflasi tertinggi terjadi di Jawa Barat dengan 3,09% dan inflasi terendah tercatat di DKI Jakarta sebesar 2,12%. Di Pulau Kalimantan, lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur mencatatkan inflasi sebesar 3,28% dan terendah tercatat di Kalimantan Selatan sebesar 2,27%.
Untuk Bali Nusra, inflasi tertinggi tercatat di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 3,01% dan inflasi terendah terjadi di Bali 2,98%. Di Pulau Sulawesi inflasi tertinggi tercatat di Gorontalo sebesar 3,73% dan inflasi rendah di Sulawesi Barat sebesar 2,22%.
Baca Juga
Harga Beras Melambung, Kenaikan Inflasi Didorong Komponen Harga Bergejolak
Pada Februari 2024 ini komoditas beras mengalami inflasi sebesar 5,32% dengan andil inflasi secara tahunan sebesar 0,61%. Kenaikan harga beras terjadi di 37 provinsi. Sedangkan harga beras di satu provinsi menunjukkan penurunan. Provinsi yang mengalami penurunan harga beras yaitu Jambi. Inflasi tahunan di Jambi tercatat sebesar 3,19%.

