Enggak Pakai ‘Fafifu Wasweswos’, Dirjen Pajak Kebut Target Setoran Pajak dalam 2 Pekan
JAKARTA, Investortrust,id - Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Suryo Utomo menyebut akan mengejar target setoran pajak dalam dua pekan terakhir 2023. Pasalnya setoran pajak hingga 12 Desember 2023 baru mencapai 95,7% dari target Rp 1.818,2 triliun yang ditetapkan di APBN revisi dari Perpres Nomor 75 Tahun 2023,
“Sisa dua minggu untuk menyelesaikan target,” kata Suryo saat konferensi pers APBN Kita, dikutip Sabtu (16/12/2023).
Hingga 12 Desember 2023, setoran pajak telah mencapai Rp 1.739,8 triliun. Angka ini, jika menggunakan APBN 2023 lama, telah melebihi target APBN sebesar 101,3%.
Baca Juga
Suryo mengatakan dengan menggunakan APBN 2023 lama, terdapat 19 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang sudah mencapai target. “Namun demikian, kalau kita balik ke target basis Perpres Rp 1.818 triliun, sampai dengan hari ini belum tercapai. Jadi kami masih terus bergerak paling tidak, memenuhi target yang diamanahkan,” kata dia.
Suryo mengatakan dalam dua pekan tersisa, akan melakukan beberapa aksi. Misalnya, kata dia, pengawasan. “Khususnya adalah penerimaan per tanggal 12 Desember, kami masih memiliki pembayaran PPh Masa untuk PPh Badan. Ini biasanya dibayarkan tanggal 15 setiap bulan,” kata dia.
Selain itu, dia menyebut akan terus mengawasi pembayaran PPn Masa yang biasanya dibayarkan paling lambat akhir bulan.
Baca Juga
Sambut Kenaikan Harga Rokok di 2024, Bea Cukai Siapkan 17 Juta Pita Cukai
Pada Desember ini, dia akan memastikan pembayaran terakhir pada tanggal 29. Ini karena hari terakhir Desember yaitu tanggal 30 berada di hari Jumat dan tanggal 31 berada di hari Sabtu.
“Kami terus memastikan pembayaran tidak di-carry forward ke 2024,” ujar dia.
Tindakan percepatan lainnya yaitu, pengawasan. Menurut Suryo ada beberapa kementerian/lembaga (K/L) yang akan menyelesaikan pembayaran atas belanjanya di akhir Desember 2023. “Yang tiap belanja kemungkinan ada pajak yang harus dipotong dan dipungut oleh bendahara pemerintah,” kata dia. (CR-7)

