Jelang Akhir Kepemimpinannya, Jokowi Targetkan 41 PSN Rampung pada 2024
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupaya untuk merampungkan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) di akhir kepemimpinannya. Sekitar delapan bulan jelang berakhir, 20 Oktober 2024, Jokowi menetapkan 41 PSN sebagai prioritas untuk diselesaikan. Sebanyak 31 proyek jadi prioritas sebelum dia lengser, sementara 10 PSN lainnya akan dilanjutkan setelah presiden baru terpilih.
“40-an proyek dalam 2024, kami bagi mana (yang) selesai di zaman Pak Jokowi dan setelah Pak Jokowi tapi tetap di 2024,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo di kantornya, Jakarta, Rabu (07/02/2024).
Total 41 proyek yang ditargetkan selesai pada 2024 ini senilai Rp 500 triliun. Dalam daftar yang dibagikan, 31 PSN yang menjadi prioritas diselesaikan sebelum Jokowi lengser terbagi ke dalam lima sektor.
Baca Juga
Pertama, sektor jalan tol. Ada tiga jalan tol yang ditargetkan rampung diantaranya:
1. Jalan Tol Cimanggis–Cibitung dengan nilai proyek Rp 4,5 triliun yang ditargetkan rampung Maret.
2. Jalan Tol Kisaran–Tebing Tinggi Tahap 1 (Kisaran–Indrapura dengan nilai proyek Rp 6,07 triliun yang ditargetkan selesai Februari.
3. Jalan Tol Sigli-Banda Aceh dengan nilai proyek Rp 16,5 triliun yang ditargetkan rampung Juni.
Kedua, untuk sektor transportasi ada dua PSN yang ditargetkan rampung.
4. Benoa Maritime Tourism Hub dengan nilai proyek Rp 6,14 triliun yang ditargetkan rampung Oktober.
5. Pengembangan Pelabuhan Teluk Palu dengan nilai proyek Rp 1,16 triliun yang ditargetkan rampung Februari.
Baca Juga
Selama Menjabat, Jokowi Rampungkan 190 PSN Senilai Rp 1.515,4 Triliun
Ketiga, sektor bendungan dan irigasi. Pemerintahan Jokowi mengebut 14 penyelesaian bendungan dan irigasi.
6. Bendungan Pamukkulu, Sulawesi Selatan dengan nilai proyek Rp 1,9 triliun yang ditargetkan rampung pada semester-I.
7. Bendungan Lausimeme, Sumatera Utara dengan nilai proyek Rp 741 miliar yang ditargetkan rampung pada semester-I.
8. Bendungan Marga Tiga, Lampung dengan nilai proyek Rp 871 miliar yang ditargetkan selesai semester-I.
9. Bendungan Temef, NTT dengan nilai proyek Rp 1,27 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
10. Bendungan Leuwikeris, Jawa Barat dengan nilai proyek Rp 2,04 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
11. Bendungan Sidan, Bali dengan nilai proyek Rp 421 miliar yang ditargetkan selesai semester-I.
12. Bendungan Keureuto, Aceh dengan nilai proyek Rp 1,73 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
13. Rehab daerah irigasi Glapan, Jawa Tengah dengan nilai proyek Rp 729 miliar yang ditargetkan selesai Juli.
14. DI Baliase, Sulawesi Selatan dengan nilai proyek Rp 1,3 triliun yang ditargetkan selesai Januari.
15. Bendungan Jlantah, Jawa Tengah dengan nilai proyek Rp 996 miliar yang ditargetkan selesai semester-II.
16. Bendungan Jragung, Jawa Tengah dengan nilai proyek Rp 2,8 triliun yang ditargetkan selesai semester-II.
17. Bendungan Bulango Ulu, Gorontalo dengan nilai proyek Rp 850 miliar yang ditargetkan selesai semester-II.
18. Bendungan Way Apu, Maluku dengan nilai proyek Rp 1,6 triliun yang ditargetkan selesai semester-II.
19. Bendungan Meninting, NTB, dengan nilai proyek Rp 823 miliar yang ditargetkan selesai semester-I.
Baca Juga
LMAN Gelontorkan Rp 123,87 Triliun untuk Pendanaan Lahan 117 PSN
Keempat, sektor energi, terdapat 1 PSN yang ditargetkan rampung, yaitu,
20. Konstruksi tangki penyimpanan LPG dengan nilai proyek Rp 1,2 triliun yang ditargetkan selesai Februari.
Kelima, terdapat 11 PSN di sektor kawasan.
21. Kawasan industri Bantaeng, Sulawesi Selatan dengan nilai proyek Rp 155 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
22. Kawasan industri Kendari, Sulawesi Utara dengan nilai proyek Rp 17,9 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
23. Kawasan industri Tanah Kuning, Kalimantan Utara dengan nilai proyek Rp 4,01 triliun yang ditargetkan selesai September.
24. Kawasan industri Takalar, Sulawesi Selatan dengan nilai proyek Rp 6,8 triliun yang ditargetkan selesai September.
25. Kawasan industri Jorong, Kalimantan Selatan dengan nilai proyek Rp 500 miliar yang ditargetkan selesai semester-I.
26. Kawasan industri Kuala Tanjung, Sumatera Utara dengan nilai proyek Rp 28,87 triliun yang ditargetkan selesai September.
27. Kawasan industri Indonesia Pomalaa Industry Park, Sulawesi Tenggaradengan nilai proyek Rp 100 triliun yang ditargetkan selesai September.
28. Kawasan industri Konawe Industrial Park (IKIP), Sulawesi Tengah, dengan nilai proyek Rp 91,7 triliun yang ditargetkan selesai semester-I.
29. Kawasan industri Pulau Ladi, Kepulauan Riau, PT Ladi kawasan industri mitra dengan Evonik dengan nilai proyek Rp 3,12 triliun yang ditargetkan selesai September.
30. Kawasan terintegrasi Bakauheni, Lampung dengan nilai proyek Rp 4,7 triliun yang ditargetkan selesai Agustus.
31. Kawasan industri Pupuk, Fakfak, Papua Barat dengan nilai proyek Rp 23,25 triliun yang ditargetkan selesai September.
“Ini perkiraan yang optimis (selesai) dari kami,” kata Wahyu.
Sementara itu, terdapat 10 PSN yang masih berjalan setelah Jokowi selesai bertugas pada 20 Oktober. Asisten Deputi Percepatan dan Pemanfaatan Pembangunan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Suroto mengatakan memang ada beberapa PSN yang disiapkan agar tetap berlanjut meski Jokowi tak lagi menjabat.
“Ada beberapa proyek yang di-reover akan berlanjut setelah 2024. Itu akan jadi salah satu kelanjutan di 2024,” kata dia.
Berikut daftar PSN yang ditargetkan selesai 20 Oktober sampai Desember 2024
1. Pelabuhan Sorong senilai Rp 121,9 miliar
2. Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur senilai Rp 272 miliar
3. Bendungan Tiga Dihaji di Sumatera Selatan senilai Rp 2 triliun
4. Bendungan Bener di Jawa Tengah senilai Rp 2,06 triliun
5. Bendungan Bagong senilai Jawa Timur senilai Rp 709 miliar,
6. Bendungan Manikin di Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp 2,06 triliun
7. Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat senilai Rp 1,3 triliun
8. Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Rukoh di Aceh senilai Rp 1,01 triliun
9. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Glapan di Jawa Tengah senilai Rp 728 miliar
10. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lematang di Sumatera Selatan senilai Rp 2 miliar.

