Kementerian PU Pacu Tiga PSN Rp 14 Triliun Rampung Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat penyelesaian tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) bernilai Rp 14,10 triliun. Tiga proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2025. Ketiganya meliputi Pembangunan dua Ruas Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh), SPAM Regional Benteng–Kobema di Bengkulu, dan Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur.
Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PU Edy Juharsyah menegaskan bahwa seluruh proyek kini berada di tahap akhir penyelesaian. “Sudah hampir selesai. Memang sempat ada kendala lahan seperti di Tol Sigli, tetapi izin penggunaan kawasan hutan sudah keluar. Insyaallah selesai akhir 2025,” ujarnya usai Rakornas Kadin di Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca Juga
Krakatau Steel (KRAS)–Semen Indonesia (SMGR) Siap Pasok Kebutuhan PSN 'Giant Sea Wall'
Edy menjelaskan Bendungan Marangkayu wajib melewati uji laik operasional serta tahap pengisian awal (impounding) sebelum dapat diresmikan Presiden Prabowo Subianto. “Setelah lolos uji laik, baru terbit sertifikat operasionalnya,” katanya.
Dia optimistis bahwa seluruh paket konstruksi ketiga PSN tersebut dapat diselesaikan pada Desember 2025. Menteri PU Dody Hanggodo sebelumnya menegaskan bahwa konstruksi Bendungan Marangkayu senilai Rp 177,46 miliar dari APBN telah tuntas, namun perlu diikuti pembangunan jaringan irigasi agar air dapat mengalir hingga sawah-sawah. Bendungan dengan luas genangan 165 hektare ini mendukung pengairan Daerah Irigasi (DI) Marangkayu seluas 1.000 ha.
Pembangunan Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74,2 km ditargetkan tersambung penuh akhir 2025. Dua seksi yang tersisa, yaitu Padang Tidji–Seulimeum dan Kuto Baro–Simpang Baitussalam, saat ini dalam tahap finalisasi. Proyek ini dilaksanakan Kementerian PU bersama PT Hutama Karya (Persero) dengan total investasi Rp 13,55 triliun.
Baca Juga
Kementerian PU juga menyelesaikan pembangunan SPAM Regional Benteng–Kobema yang memanfaatkan air dari Bendung Kobema di Bengkulu Tengah. Proyek ini akan meningkatkan layanan air bersih untuk Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Seluma, dengan kapasitas 38.014 sambungan rumah (SR) atau melayani 190.070 jiwa.
Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana, menyebut SPAM tersebut penting untuk meningkatkan akses air minum aman, mendukung kesehatan masyarakat, dan membantu pengurangan stunting.
Pembangunan SPAM ini menggunakan APBN 2023 sebesar Rp 373,7 miliar yang dialokasikan untuk unit produksi dan unit distribusi.

