Sri Mulyani Sebut Indonesia Sudah Dukung Kesetaraan Gender
DAVOS, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara soal kesetaraan gender saat hadir di World Economic Forum (WEF) Davos 2024. Ia menyebut pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender.
Sri Mulyani memaparkan beberapa program tersebut sudah dimasukkan dalam budget tagging, anggaran keterampilan dan kesehatan, alokasi beasiswa pendidikan LPDP, Program Keluarga Harapan, serta akses pembiayaan untuk usaha ultramikro. “Kami memiliki program beasiswa, jika melihat angka penerima beasiswa di pendidikan tinggi, sebanyak 52% di antaranya diisi oleh perempuan. Beasiswa ini menyalurkan mereka ke universitas-universitas terbaik dunia,” kata Sri Mulyani dalam WEF, Jumat (19/1/2024).
Baca Juga
Berbicara di WEF Davos, Sekjen PBB Serukan Tindakan Nyata Hadapi Masalah Iklim dan Kecerdasan Buatan
Di Pasar Tenaga Kerja
Sementara itu, terkait dengan kesetaraan gender di pasar tenaga kerja, Sri Mulyani menyampaikan bahwa perempuan yang berkarier menghadapi tantangan dalam pembagian waktu untuk bekerja dan mengurus keluarga. “(Namun), peningkatan penggunaan teknologi digital pascapandemi (Covid-19) dapat menjadi momentum bagi perempuan, karena memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam berkarier dan berusaha, sehingga lebih berkontribusi dalam perekonomian,” sebut dia.
Sri Mulyani juga merasa senang karena saat ini sudah cukup banyak perempuan yang menjabat sebagai menteri keuangan di dunia. Karena sebelumnya, hanya dirinya dan Christine Lagarde yang menduduki posisi tersebut.
Baca Juga
Sri Mulyani pertama kali menjadi menteri keuangan RI pada medio 2005-2010, di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu pada Juli 2016, ia kembali ditunjuk untuk menempati jabatan tersebut, kali ini di bawah arahan Presiden Joko Widodo.

