Usai Cuti Bersama, Rupiah Menguat ke Rp 15.580/USD
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu (13/3/2024) pagi, usai cuti bersama. Pergerakan mata uang Garuda terhadap USD ini seiring prediksi penurunan suku bunga The Fed pada Juni nanti, di Amerika Serikat.
Kurs rupiah terhadap greenback tercatat Rp 15.580/USD pada pagi ini hingga pukul 09.32 WIB. Merujuk data Bloomberg, rupiah menguat 10 poin atau 0,06%.
Baca Juga
IHSG Hari Ini Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BBNI, BRIS, dan AMRT
Pertumbuhan Ekonomi Membaik
Analis Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, pasar berekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed terjadi pada Juni 2024. "Secara tahunan, inflasi AS periode Februari lalu naik ke 3,2% dan di atas perkiraan pasar. Namun, secara bulanan masih sesuai perkiraan dan inflasi inti stagnan di 0,4%," katanya saat memaparkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Sementara itu hasil rapat bulanan OPEC tidak merevisi proyeksi permintaan minyak global untuk 2024-2025. Namun OPEC merevisi naik target pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1% ke 2,8%.
Baca Juga
Harga Emas Antam Konsolidasi Usai Cetak Rekor, Rp 1,2 Juta per Gram
"OPEC merevisi naik target pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1% ke 2,8%, didukung tren penurunan inflasi global. Ada harapan pemulihan ekonomi Asia," katanya.
Sentimen positif datang dari Sidang Parlemen 'Dua Sesi' di Tiongkok, yang berakhir dengan kesepakatan anggaran pemerintah tahun 2024 dan komitmen pemerintah untuk fokus pada pemulihan industri manufaktur di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Hal ini turut membawa harapan pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah Asia.

