Dua Bulan Lagi, 25 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah menargetkan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp 50.000 bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas dapat direalisasikan dalam dua bulan ke depan. Program tersebut menyasar 25,16 juta penduduk dewasa yang hingga kini belum memiliki rekening bank.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah saat ini masih mematangkan persiapan program tersebut, termasuk harmonisasi regulasi dan penyusunan data calon penerima manfaat.
"Rekening gratis masih dalam pematangan, dalam dua bulan ini akan direalisasikan," ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Airlangga menjelaskan, program pembukaan rekening baru dengan setoran awal Rp 50.000 merupakan salah satu stimulus pemerintah pada akhir tahun. Pemerintah menargetkan program ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.
Baca Juga
Airlangga Sebut PTKP Naik pada 2027, Berlaku Setelah Januari
"Stimulus di akhir tahun salah satunya adalah pembukaan rekening baru dengan saldo awal Rp 50 ribu, targetnya 25,16 juta penduduk dewasa," katanya.
Dia mengungkapkan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,28 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Adapun sasaran penerima manfaat diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Setoran awal disiapkan Rp 50 ribu dan anggarannya Rp 1,28 triliun," ujar Airlangga.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk menyiapkan data masyarakat yang menjadi sasaran program. Penyusunan data tersebut akan mengacu pada DTSEN dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Program ini sebelumnya sempat dirancang dengan cakupan penerima yang lebih luas. Airlangga pernah menyampaikan rencana penyediaan anggaran Rp 3,8 triliun untuk pembukaan rekening bagi 76,8 juta warga dengan saldo awal Rp 50.000.
Namun, dalam perkembangan terbaru, pemerintah mengarahkan program tersebut kepada 25,16 juta masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening, khususnya kelompok desil 1 hingga 4.
Dengan anggaran Rp 1,28 triliun dan setoran awal Rp 50.000 per rekening, program ini diharapkan dapat memperluas kepemilikan rekening sekaligus meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.
Melalui pembukaan rekening tersebut, masyarakat yang sebelumnya belum terhubung dengan layanan perbankan diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap berbagai layanan keuangan formal.
