BPS: Ekspor Tembaga Terbang 165% Secara Tahunan pada September 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat melambungnya ekspor tembaga pada September 2026. Pada bulan tersebut, ekspor tembaga bertumbuh menembus 165% secara tahunan.
“Ekspor tembaga dan barang daripadanya atau HS 74 peningkatan 165,97% secara year-on-year ini terutama kenaikan cukup signifikannya pada beberapa komoditasnya,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Ateng mengatakan komoditas yang mendorong melambungnya ekspor tembaga yaitu tembaga dimurnikan dan paduan tembaga tidak ditempa atau HS 7403. Komoditas ini tumbuh tinggi sampai 246,59%.
Kemudian kedua komoditas kawat tembaga atau HS 7408, tumbuh 58,83%. Selain itu, ada foil tembaga atau tembaga yang dicetak menyerupai kertas.
“Foil tembaga ini HS 7410 ini naik 1.163,23%, artinya naik tinggi dari kecil langsung naik tinggi sekali. artinya ini potensi ke depannya,” kata dia.
Baca Juga
AI Butuh Nikel dan Tembaga, Wamenkomdigi: Hilirisasi Harus Berkelanjutan
Selama Januari-September 2026, kinerja tiga komoditas unggulan ekspor memiliki pergerakan yang beragam. Besi dan baja mengalami kenaikan nilai ekspor sebesar 4,15% pada periode Januari-September 2026 mencapai US$ 21,88 miliar. Sementara itu, volume ekspor besi dan baja turun 5,66% menjadi 16,3 juta ton.
Sementara itu, pada periode yang sama, ekspor CPO dan turunannya mengalami kenaikan baik secara nilai maupun volume. Secara nilai, ekspor CPO dan turunannya naik 16,14% menjadi US$ 21,07 miliar. Sedangkan secara volume, naik 8,1% menjadi 19 juta ton.
Ekspor batubara naik secara nilai, namun turun secara volume. Ekspor batubara naik 4,86% menjadi US$ 18,81 miliar. Meski demikian, volume ekspor ini turun 10,58% menjadi 255,05 juta ton.
