OJK Prediksi Ekonomi Indonesia Tahun Ini Tumbuh Segini…
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi perekonomian nasional masih tumbuh di level 5% tahun ini.
“Di tengah perlambatan ekonomi dunia dan pengetatan likuiditas moneter global, faktanya pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut. Kami perkirakan ekonomi kita tahun ini tumbuh di kisaran 5%,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar pada acara Apresiasi Media Massa 2023 di Jakarta, Senin (27/11/2023) malam.
Baca Juga
Menjelang tutup tahun, menurut Mahendra, berbagai indikator perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja positif. Surplus neraca perdagangan masihberlanjutmeski harga komoditas anjlok. Indeks PMI Manufaktur Indonesia juga terus berada di zona ekspansi. “Begitu punindeks keyakinan konsumen, tetap terjaga di level optimistis,” ujar dia.
Sejalan dengan terjaganya pertumbuhan ekonomi, kata Mahendra, stabilitas sektor jasa keuangan juga terus terpelihara. Alhasil, kinerja intermediasi di sektor jasa keuangan turut mendukung pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Baca Juga
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4,94% YoY, Lebih Rendah dari Kuartal II
“Kredit perbankan dan penghimpunan dana di pasar modal kami perkirakan masih tetap berada dalam rentang target OJK tahun ini,” tegas dia.
Mahendra menambahkan, outstanding piutang perusahaan pembiayaan (multifinance) pun masih tumbuh dua digit. “Kinerja industri pembiayaanmasih kuat, bahkanmengalami normalisasi atau bergerak ke level pertumbuhan yang lebih baik,” tandas dia.
Baca Juga
BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global 2024 Melambat Jadi 2,8%
OJK menargetkan penyaluran kredit perbankan pada 2023 tumbuh 10-12%. Sedangkan penghimpunan dana di pasar modal ditargetkan mencapai Rp 200 triliun. Adapun asumsi pertumbuhan ekonomi nasional dalam APBN 2023 dipatok 5,3%.

