Libur Sekolah dan Libur MBG Jadi Penyebab Deflasi? Ini Kata BPS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengaku perlu mengkaji lebih dalam terkait penyebab terjadinya deflasi sebesar 0,14% secara bulanan pada Juli 2026. Sempat mengemuka penyebab deflasi apda Juli 2026 salah satunya akibat periode libur sekolah yang berujung ikut terhentinya sementara program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.
“Ini memerlukan kajian khusus,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi BPS, Ateng Hartono di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (3/8/2026), saat ditanya potensi libur sekolah dan libur MBG menjadi penyebab deflasi.
Ateng mengatakan terdapat lima komoditas pendorong deflasi pada Juli 2026 yakni bawang merah, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, dan tomat. Dari lima komoditas ini, tiga di antaranya yaitu bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit mengalami kelebihan pasokan karena musim panen.
“Terjadi panen di sentra produksi sehingga stok melimpah. Ketika ada suplai yang relatif banyak dan demand stabil maka akan terjadi deflasi,” ujar dia.
Baca Juga
BPS Catat Deflasi 0,14% pada Juli 2026, Didorong Harga Pangan
Bawang merah mengalami kenaikan produksi terutama di daerah sentra, seperti Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sementara itu, cabai merah mencatat peningkatan produksi di Kabupaten Kerinci, Jambi, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Adapun cabai rawit mengalami peningkatan produksi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kabupaten Lombok Timur, NTB, dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Selain lima komoditas tersebut, BPS juga mencatat adanya sumbangan deflasi dari jeruk, ikan segar, semangka, sawi hijau, tarif angkutan udara, dan emas perhiasan.
Meski terdapat sejumlah komoditas yang mengalami deflasi, Ateng mengatakan, secara umum, ada tiga komoditas kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi. Komoditas seperti beras, bawang putih, dan mentimun memberi andil terhadap inflasi secara bulanan pada Juli 2026.
“Beras mengalami inflasi 0,49% dan andil 0,02%, bawang putih inflasi 3,33% dengan andil 0,01%, mentimun inflasi sebesar 17,44% dengan andil 0,01%” kata dia.
