Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara setiap Ambil Keputusan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto meminta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melibatkan BPI Danantara dalam setiap pengambilan keputusan. Arahan itu disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi dengan KSSK di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Rapat koordinasi hari ini dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti beserta jajaran Dewan Gubernur BI, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.
Baca Juga
Pjs Gubernur BI Respons Gejolak Saham dan Rupiah setelah Perry Warjiyo Mundur
"Ya koordinasinya nanti ini KKSK ini diminta juga untuk melibatkan Danantara dalam pengambilan setiap keputusannya," kata Rosan seusai mengikuti rapat di kompleks Istana Kepresidenan.
Rosan mengatakan, pelibatan Danantara ini untuk memastikan keputusan KSSK berdampak langsung terhadap perekonomian dan dunia usaha. Dengan demikian keputusan KSSK tidak hanya dari sisi fiskal dan moneter.
Baca Juga
Gubernur BI Mundur, Menko Airlangga: Yang Terpenting Institusinya
"Jadi lebih ke the whole ecosystem-nya. Jadi arahannya adalah KKSK plus, plus Danantara," katanya.
Rapat koordinasi hari ini merupakan rapat perdana Prabowo dengan KSSK setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi gubernur Bank Indonesia (BI). Posisi Perry digantikan sementara oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.
