Beri Kuliah di Universitas Paramadina, Jusuf Kalla Dorong Kampus Lahirkan Solusi Hadapi Tantangan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK), menekankan pentingnya peran strategis institusi pendidikan tinggi dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi bangsa dan negara. Kampus dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi publik serta membantu pemerintah merumuskan jalan keluar dalam mengantisipasi potensi krisis.
Hal tersebut disampaikan JK saat menghadiri Seminar Publik bertajuk 'Kebijakan Ekonomi dan Manajemen Krisis' yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
"Universitas itu tugasnya mencerdaskan bangsa dan memberikan pikiran-pikiran kepada masyarakat dan pemerintah. Pertanyaannya, karena kita di universitas, berarti mencari jalan keluar agar jangan terjadi krisis besar," ujar Jusuf Kalla di hadapan civitas akademika.
Dalam kesempatan tersebut, JK mengajak seluruh perguruan tinggi, termasuk Universitas Paramadina di mana ia aktif sebagai salah satu unsur pimpinan yayasan, untuk terus merawat independensi dalam berpikir demi menghasilkan penilaian yang objektif bagi kemajuan nasional.
Selain membahas fungsi institusi kampus, tokoh senior nasional ini juga membagikan pandangannya mengenai esensi kepedulian mahasiswa terhadap dinamika ekonomi makro yang sedang terjadi.
Baca Juga
Demi Selamatkan Ekonomi RI, JK Bilang Anggaran MBG Harus Dipangkas
Sambil mengenang perjalanannya sebagai aktivis 60 tahun silam pada momentum sejarah 1965, JK menilai kepekaan mahasiswa terhadap kondisi sekitar adalah hal yang wajar karena mereka ikut merasakan dampaknya secara langsung. Namun, ia menggarisbawahi pentingnya penyampaian aspirasi secara santun dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Kritik itu boleh, sampaikan aspirasi, tapi yang sopan. Sekarang caranya beda dengan dulu. Dulu harus turun ke jalan supaya kelihatan, sekarang debat di media sosial pun suaranya bisa kencang," jelas JK menerangkan efektivitas ruang digital saat ini.
Tokoh senior alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu sempat melontarkan seloroh dengan berpesan agar motivasi dan kesadaran untuk berkontribusi bagi bangsa harus lahir dari idealisme mandiri generasi muda itu sendiri, bukan sekadar bersandar pada arahan generasi senior.
"Yang penting, jangan minta nasihat saya untuk bergerak, gerak sendiri saja!" kelakar JK.

