Senyap! Kemenkeu Telah Serap Surat Utang Sejak Kamis Pekan Lalu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan telah masuk ke pasar obligasi negara sejak Kamis (14/5/2026) pekan lalu.
“Dari Kamis minggu lalu, sedikit. Terus kemarin sedikit. Sekarang saya lihat lagi seperti apa,” ujar Purbaya, seusai memimpin sidang debottlenecking, di kantornya, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Eks bos Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini mengatakan telah menargetkan dapat menarik surat berharga negara (SBN) senilai Rp 2 triliun per hari. Sehari lalu, Senin (18/5/2026), Kemenkeu hanya mampu menarik SBN yang beredar senilai Rp 600 miliar. “Artinya, yang jual juga sedikit sebetulnya. Jadi kita memastikan harga bond tetap terkendali,” ujar dia.
Baca Juga
Rupiah Terus Melemah, Purbaya Sebut Kondisi Saat Ini Beda dengan Krisis 1998
Purbaya menjelaskan masuk ke pasar menggunakan skema bond stabilization fund (BSF). Langkah ini membantah upaya pemerintah masuk ke pasar obligasi dengan bond stabilization framework. “Ada dua cara masuk, melalui framework dan melalui cash management kita sendiri. Ini (BSF) baru cash management,” kata dia.
Purbaya menjelaskan skema bond stabilization framework akan melibatkan sejumlah special machine vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, langkah tersebut belum diperlukan karena kondisi perekonomian belum posisi yang parah. “Sekarang belum separah itu, keadaannya masih relatif lumayan lah,” ujar dia.
Saat di Istana Kepresidenan, Purbaya mengungkapkan upaya pemerintah untuk meredam gejolak rupiah salah satunya dengan masuk ke pasar obligasi. Pemerintah bakal membanjiri pasar obligasi dengan anggaran sekitar Rp 2 triliun tiap harinya. Hal itu diungkapkan Purbaya seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Baca Juga
Pasar Obligasi Global Bergejolak Dipicu Inflasi dan Konflik Timur Tengah
Purbaya mengatakan, pemerintah telah masuk ke pasar obligasi secara bertahap. Dengan cara ini, dana asing akan kembali masuk dan membuat rupiah stabil.
"Kita sudah masuk ke bond market bertahap, ya. Asing juga sudah masuk juga. Jadi harusnya sih ke depan akan minggu-minggu ini akan lebih stabil. Saya akan masuk setiap hari ke bond market. sSaya minta masuk Rp 2 triliun setiap hari," kata Purbaya merespons anggaran yang disiapkan untuk masuk pasar obligasi," kata Purbaya.

