Purbaya Sebut Danantara Beri Lampu Hijau Soal Ambil Alih PNM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa proses pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM sudah mendapat lampu hijau dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
“PNM dalam proses pembicaraan dengan Danantara, sudah dapat lampu hijau,” kata Purbaya, di kantornya, Senin (11/5/2026).
Menurut Purbaya, PT Geo Dipa Energi menjadi korporasi yang akan ditukar dengan PNM. Nantinya, PNM akan menjadi special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.
“Kelihatannya tukar sama Geo Dipa. Saya mau minta dua-duanya nggak boleh,” ujar dia.
Purbaya menargetkan bahwa proses tukar perusahaan ini bakal selesai secepatnya. Hari ini, rencananya, Kementerian Keuangan dan Danantara akan kembali mendiskusikan pertukaran ini.
Baca Juga
Mengenal Kindaris, Sosok 'Orang Dalam' yang Kini Menjabat Direktur Utama PNM
Purbaya mengatakan pengambilalihan PNM untuk menjadi langkah pembentukan Bank UMKM. Purbaya membantah konsep Bank UMKM itu akan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk yang berorientasi pada profit. Sebagai bank yang tak berorientasi pada profit, setidaknya bank bikinannya tak menghadapi bunga yang tinggi.
“Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM. Nanti, didesain ekosistem yang menyeluruh,” kata dia.
Sejak akhir tahun lalu, Purbaya telah membidik untuk mengambil alih PNM. Pengambilalihan PNM untuk penyaluran KUR itu karena Purbaya menganggap bahwa setiap tahun harus membayar subsidi bunga KUR sekitar Rp 40 triliun.
“Kalau saya punya unit penyalur, saya kasih Rp 40 triliun setiap tahun. Dengan kasih kucuran bunga rendah ke nasabah KUR, dalam empat tahun kan saya punya satu bank kecil dengan modal Rp 160 triliun. Itu sudah besar dan bisa memberikan KUR lebih baik, dan uang saya nggak hilang setiap tahun,” kata dia, Rabu (4/2/2026).

