BPS: Harga Beras April 2026 Naik di Level Penggilingan hingga Eceran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadinya kenaikan harga beras dari level penggilingan hingga level eceran pada April 2026. Harga beras yang dibuat BPS ini merupakan harga rata-rata yang mencakup berbagai kualitas dan merek di seluruh wilayah Indonesia.
“Rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2026 secara total naik 0,5% secara bulanan dan 7,47% secara tahunan,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Untuk kenaikan harga beras di tingkat grosir, Ateng menyebut secara rata-rata kenaikan harga beras yaitu 0,39% secara bulanan dan 5,45% secara tahunan.
“Di tingkat eceran terjadi inflasi sebesar 0,58% secara bulanan dan terjadi inflasi 4,36% secara tahunan,” ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, kenaikan harga beras turut dipengaruhi pasokan bahan baku plastik. Informasi yang dihimpun Badan Pangan Nasional (Bapanas), pelaku usaha bidang beras dan gula cukup terdampak karena kebutuhan kemasan karungan.
"Dengan adanya gejolak geopolitik, memang ada beberapa yang mengalami kenaikan. Salah satunya plastik karena ternyata biji plastik itu waste-nya dari pengolahan minyak bumi dan sumbernya dari Timur Tengah juga banyak," ungkap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4/2026).
Baca Juga
Bapanas Sebut Kenaikan Harga Plastik Kerek Harga Beras Rp300/Kg
"Teman-teman pelaku usaha menyampaikan kalau di beras (dampak kenaikan harganya, red) itu Rp 350 per kilogram. Kalau di gula sekitar Rp 150 per kilogram, artinya cukup berdampak dan ini yang harus kita jaga benar-benar untuk ke depannya," imbuhnya.
Berdasar pemantauan harga oleh Bapanas, perkembangan rerata harga beras dan gula memang terdapat fluktuasi dalam sebulan terakhir. Akan tetapi masih dalam rentang harga yang wajar karena tidak sampai bergerak naik hingga 5% atau 10%.
Per 16 April, rerata harga beras medium terpantau masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Jika dibandingkan dalam sebulan terakhir, rerata harga beras medium Zona I dari Rp 12.964 per kilogram (kg) ke Rp 12.965 per kg atau berfluktuasi 0,01%. Zona II dari Rp 13.585 per kg ke Rp 13.622 per kg atau berubah 0,27% saja. Zona III dari Rp 15.056 per kg ke Rp 15.154 per kg atau terkerek 0,65%.

