MSD Indonesia: Vaksin HPV 95% Cegah Kanker Serviks
JAKARTA, investortrust.id - Country Medical Lead PT Merck Sharp & Dohme Indonesia (MSD Indonesia) Mellisa Handoko Wiyono mengatakan vaksin penyakit human papilomavirus (HPV) memiliki tingkat efikasi yang tinggi dalam hal pencegahan terhadap kanker serviks hingga mencapai 95%.
"Ini sudah teruji di berbagai negara. Berarti yang ditanya soal efikasi ya? Untuk kanker serviks berapa persen sih? Kita berkisar 90 persen sampai 95 persen untuk wanita tadi ya, sexually active mulai dari usia 9 sampai 45 tahun," kata Mellisa Handoko Wiyonosaat dijumpai usai penandatanganan kerja sama MSD Indonesia dengan PT Kimia Farma Diagnostika, Jumat (8/3/2024).
Kimia Farma Diagnostika menggandeng MSD Indonesia untuk menyediakan vaksin HPV, yang merupakan penyebab dari berbagai penyakit, salah satunya adalah kanker serviks pada wanita.
Terkait efek samping, Mellisa mengaku vaksin HPV tetap menimbulkan hal demikian. Namun yang ditimbulkan hanya sebatas efek ringan.
Baca Juga
"Dari segi sisi safety pun sudah terjamin, bahkan di Indonesia kita sudah punya studi lokalnya. Efek samping tetap ada, pasti. Seperti suntikan setempat ya, pasti ada rasa nyeri, kemerahan, tapi ya efek samping berbahaya, kami tidak temukan,"jelas dia.
MSD Indonesia dalam keterangannya menyebutkan hasil dari riset Center for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin HPV memiliki tingkat efikasi yang hampir mencapai 100% dalam mencegah infeksi HPV bagi individu yang belum terinfeksi saat pemberian vaksin.
"Untuk mengurasi risiko dampak dari virus HPV, vaksin HPV penting diberikan pada anak dan juga di usia remaja dan dewasa, baik untuk perempuan maupun laki-laki," ucap Mellisa.
Mellisa juga menganjurkan penggunaan vaksin HPV terhadap laki-laki. Selain untuk melakukan menghindari penularan penyakit HPV oleh laki-laki, vaksin juga diperuntukkan untuk menghindarkan dari penyakit tertentu.
Baca Juga
Sediakan Vaksin HPV dari MSD, Kimia Farma Prioritaskan Edukasi Masyarakat
"Untuk laki-laki bagaimana? Laki-laki pun memiliki efikasi yang bagus. Pencegahan kanker anus, kita efikasinya bisa 75-80%. Jadi memang sangat efektif kalau boleh dibilang," terang Mellisa.
Namun ia menyayangkan upaya pencegahan yang belum menjadi prioritas masyarakat saat ini. Ia mencontohkan pada tahun 2023 cakupan skrining terhadap kanker serviks masih sangat rendah, yakni hanya 7,02% dari total target 70%.
"Padahal langkah-langkah preventif seperti skrining dan vaksinasi perlu diambil guna mengurangi potensi infeksi dan dampak dari virus HPV itu sendiri," tuturnya.
Sementara itu,Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Arie Genipa Suhendi mengatakan, saat ini vaksin HPV sudah tersedia dan dapat diakses langsung oleh masyarakat.
"Vaksin saat ini sudah tersedia di beberapa lokasi yang kita punya dan juga bisa langsung menghubungi call centre kami di 1500-255 untuk appoinment," ungkap Arie Genipa seusai melakukan Penandatanganan Kerja Sama bersama MSD Indonesia, Jumat (8/3/2024).

