Taman Safari Indonesia Tutup IAPVC 2025, Partisipasi Tumbuh 10%
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Taman Safari Indonesia (TSI) menutup rangkaian ajang International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) ke-34 dengan meriah melalui malam penghargaan Awarding Night di MGP Space, SCBD Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025). Mengusung tema “The Picture of Nature’s Secret”, ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi insan kreatif yang berkontribusi dalam pelestarian satwa lewat karya visual yang inspiratif.
Selama lebih 3 dekade, IAPVC menjadi bagian penting dari perjalanan Taman Safari Indonesia dalam menumbuhkan kesadaran publik terhadap keberlanjutan satwa liar dan keindahan alam. Tahun ini, IAPVC 2025 mencatat rekor baru dengan 26.291 karya foto dan video dari 9.115 peserta, meningkat 10% dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan partisipasi ini menunjukkan tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap konservasi satwa, sekaligus peran teknologi digital dalam menyuarakan pesan pelestarian alam.
Baca Juga
Catat! Taman Safari Bogor Mulai Terapkan Pembayaran Nontunai Menyeluruh
Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan bahwa setiap karya yang diterima mencerminkan semangat, keindahan, dan harapan terhadap masa depan satwa liar. “Setiap karya seakan berbicara tentang perjuangan dan keindahan alam. Karya para peserta mengingatkan kita bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi gerakan bersama yang lahir dari kreativitas dan kepedulian,” ujar Aswin dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).
Salah satu juri IAPVC 2025, fotografer senior Arbain Rambey, menilai bahwa kualitas karya para peserta tahun ini semakin matang baik dari sisi teknis maupun naratif. “Saya melihat bagaimana peserta tidak sekadar memotret satwa, tetapi menangkap cerita di balik setiap gerak dan tatapan. Ini bukan sekadar foto indah, tetapi juga kisah tentang keberanian, empati, dan rasa ingin melindungi,” ungkap Arbain Rambey.
Puncak penghargaan tahun ini diraih oleh Adhitiya Wibhawa, yang memenangkan Grand Prize IAPVC 2025 melalui karya foto seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi kuat. Nuansa kontras antara latar gelap dan sorotan lembut pada kepala serta sayap sang elang menciptakan kesan agung sekaligus emosional. Pendekatan visual minimalis Adhitiya dinilai dewan juri sebagai simbol harmoni antara manusia dan alam: rapuh, namun penuh kebijaksanaan dan harapan.
Konservasi dan Kreativitas yang Berkelanjutan
Selain penghargaan prestisius, para pemenang memperoleh hadiah spektakuler termasuk satu unit mobil listrik Wuling Air EV Lite dan total hadiah ratusan juta rupiah. Namun, lebih dari itu, mereka menjadi bagian generasi baru wildlife storytellers, komunitas kreatif yang memadukan empati, seni, dan aksi nyata dalam pelestarian alam.
Baca Juga
Kesuksesan penyelenggaraan IAPVC 2025 tak lepas dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif. Dukungan datang dari berbagai mitra, seperti AICE, Wuling, tiket.com, Bank Mandiri, Pocky, Cap Panda, Wong Coco, Mayora, dan MGP Space.
Dengan semangat “Celebrating the Champions of Conservation”, Taman Safari Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan platform kreatif yang menggabungkan seni, edukasi, dan aksi konservasi demi masa depan bumi yang berkelanjutan.

