Dompet Dhuafa dan Is Pusakata Kolaborasi Bangun Sekolah di Pesisir
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Musik menjadi medium kemanusiaan yang hidup sore itu di Bandarkopi Jakarta. Musisi Is Pusakata berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa dalam konser amal bertajuk Sisir Kota Pesisir, gerakan sosial yang berfokus pada pembangunan sekolah-sekolah layak di wilayah pesisir Indonesia.
Is menjelaskan, gerakan Sisir Kota Pesisir lahir dari kesadarannya akan potensi besar yang tersembunyi di pesisir Indonesia, sekaligus ironi kemiskinan yang membelitnya. “Saya lihat banyak sekolah di pesisir berdinding papan, lantainya pasir, bahkan tak punya toilet. Daripada ngedumel, mending kita bangun sekolah,” ujarnya di Bandarkopi, Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Bagi Is, kolaborasi ini juga menjadi refleksi personal tentang bagaimana waktu bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih berarti. “Ternyata dalam hidup itu banyak waktu kebuang percuma. Padahal bermanfaat itu gak susah. Gue cuma pengen gerakan ini dilirik anak muda, supaya anak muda setempat bisa bikin di tempatnya,” tuturnya.
Baca Juga
Wujudkan Akses Keadilan Ekonomi, Dompet Dhuafa Sukses Gelar Pelatihan Pangkas Rambut
Gerakan Sisir Kota Pesisir yang diinisiasi sejak 2024 telah berhasil menghimpun lebih dari Rp 250 juta untuk membangun sekolah di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah. Tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan sekolah baru di MTs Al Ishlah, Pasanea, Maluku Tengah.
Deputi Direktur Corporate Secretary Dompet Dhuafa Dian Mulyadi mengatakan bahwa program ini menargetkan total pengumpulan dana sebesar Rp 360 juta. “Hari ini baru terkumpul sekitar Rp 67 juta dalam waktu hampir dua bulan. Harapannya, sebelum tahun ajaran baru 2026, sekolah sudah selesai dibangun dan bisa digunakan,” jelasnya.
Menurut Dian, dampak kolaborasi lintas pihak seperti ini sangat terasa. Kolaborasi ini bahkan melibatkan lintas iman, bukan hanya sesama lembaga Islam semata.
Ia menjelaskan, Dompet Dhuafa mengusung lima pilar utama dalam misinya pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial-dakwah dan kemanusiaan, serta budaya. Dari semua itu, pendidikan menjadi fondasi utama perubahan sosial.
“Kalau pendidikan tidak diperbaiki, bagaimana masyarakat bisa naik kelas ekonomi?” sambungnya.
Baca Juga
Kolaborasi dengan Is Pusakata menjadi salah satu cara Dompet Dhuafa menjangkau kelompok muda dan komunitas kreatif yang memiliki pengaruh sosial tinggi. “Musik punya kekuatan universal untuk menyatukan orang dan menyebarkan pesan kemanusiaan tanpa sekat agama maupun golongan,” imbuhnya.
Is menutup konser di sore itu dengan pesan reflektif. “Jadi bermanfaat buat orang lain itu gak susah. Gue juga pengen gerakan ini dilirik anak muda. Akhirnya anak muda setempat bisa bikin (hal serupa) ditempatnya," ungkap mantan vokalis Payung Teduh itu.

