Perkuat Dominasi, Xiaomi Rilis Redmi 15 dengan Baterai Jumbo di Indonesia!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Xiaomi resmi meluncurkan Redmi 15 yang hadir dengan baterai jumbo 7000mAh. Kehadiran perangkat ini menjadi langkah strategis Xiaomi untuk memperkuat dominasinya di pasar smartphone Indonesia.
“Lewat Redmi 15, kami ingin menghadirkan smartphone yang benar-benar menjawab kebutuhan utama konsumen Indonesia, khususnya soal daya tahan baterai,” ujar Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).
Spesifikasi ponsel
Redmi 15 hadir dengan keunggulan baterai 7000mAh yang dilengkapi fitur pengisian cepat 33W. Dengan kapasitas ini, perangkat diklaim mampu bertahan hingga dua hari penuh dalam pemakaian normal.
Tak hanya itu, ponsel ini juga memiliki fitur reverse charging 18W yang memungkinkan perangkat digunakan sebagai “powerbank” bagi perangkat lain. Perusahaan menyebut hal ini menambah nilai tambah bagi konsumen yang mobilitasnya tinggi.
Dari segi layar, Redmi 15 punya layar 6,9 inci dengan refresh rate 144Hz. Sementara kameranya mengadopsi lensa ganda 50 MP berbasis AI yang diklaim mampu menghasilkan foto tajam dan natural. Perangkat ini hadir dalam tiga pilihan warna, Midnight Black, Titan Gray, dan Sandy Purple.
Perangkat ini dipasarkan mulai dari Rp 2,099 juta untuk varian 8GB+128GB dan Rp 2,299 juta untuk varian 8GB+256GB, Redmi 15 menargetkan segmen mid-range bawah yang sensitif terhadap harga namun tetap menuntut performa.
Potensi pasar smartphone
Berdasarkan laporan Counterpoint, Xiaomi berhasil meraih sekitar 21% pangsa pasar smartphone Indonesia pada kuartal II 2025. Merek asal China itu mengungguli sejumlah kompetitor besar seperti Samsung, Oppo, dan Vivo.
Capaian ini menjadikan Xiaomi sebagai salah satu merek paling dominan di segmen menengah ke bawah, terutama bagi konsumen yang mencari harga kompetitif dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan.
Sementara itu, kehadiran Redmi 15 yang punya baterai besar tidak terlepas dari tren pasar. Masih dari sumber yang sama menunjukkan bahwa daya tahan baterai menjadi faktor kedua terpenting dalam keputusan membeli smartphone.
Tercatat 13% responden menjadikan kapasitas baterai sebagai prioritas. Di tengah kondisi pasar smartphone Indonesia yang sempat turun 7% secara tahunan pada kuartal II 2025, langkah ini dipandang sebagai upaya Xiaomi untuk menjaga pertumbuhan sekaligus mempertahankan dominasinya di Tanah Air.

