Pernah Dibuang Manchester United, Scott McTominay Tidak Dendam
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Gelandang Napoli Scott McTominay mengaku tidak sakit hati pernah dibuang Manchester United. Dia menyebut tetap respek dan berterima kasih atas pendidikan yang diberikan para pelatih di Carrington.
Scott McTominay merupakan produk akademi Manchester United. Dia mulai menimba ilmu di Carrington sejak usia 8 tahun dan mencatatkan 255 penampilan untuk tim utama Setan Merah. Tapi, pada bursa transfer musim panas 2024, pemain berusia 28 tahun itu dilepas ke Napoli.
Keputusan menjual Scott McTominay sempat menuai kritik dari penggemar dan pengamat sepak bola. Pasalnya, sang gelandang dikenal serbabisa, mampu berperan sebagai gelandang bertahan maupun penyerang bayangan dari lini kedua.
Baca Juga
Striker Oxford United Ole Romeny Janji Segera Pulih Dari Cedera
Lepas dari Old Trafford, Scott McTominay justru tampil keren dan bersinar di sepak bola Italia. Dia menjelma menjadi pilar penting Napoli dan dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A 2024/2025. Bahkan, kontribusinya membantu Il Partenopei meraih Scudetto.
Di sisi lain, nasib Manchester United justru berbanding terbalik dengan Napoli. Klub yang kini diasuh Ruben Amorim tersebut finish di papan tengah Liga Premier tanpa satu pun trofi setelah dikalahkan Tottenham Hotspur pada final Liga Europa.
Uniknya, Scott McTominay tidak dendam. Ketika ditanya soal performa mantan klubnya, dia menjawab dengan penuh respek. “Saya selalu berharap yang terbaik untuk Manchester United. Saya sudah hidup di sana selama lebih dari 20 tahun,” kata Scott McTominay, dilansir BBC Sport.
“Saya mendoakan semoga mereka sukses dan bisa bermain dengan baik. Saya masih mengikuti setiap langkah mereka,” tutup Scott McTominay.
Baca Juga
Cedera di Piala Dunia Antarklub, Jamal Musiala Tak Salahkan Gianluigi Donnarumma
"I wish the club all the success in the world" 🏆
— BBC 5 Live Sport (@5liveSport) July 9, 2025
🏴 Scott McTominay reflects on his time at Man United and how he's adjusting to life in Italy#BBCFootball pic.twitter.com/TKzsvwQjJp

