Kisah Pau Torres Gagal Gabung Real Madrid Gara-gara David Alaba
JAKARTA, investortrust.id – Ada rahasia yang diungkapkan pemain belakang Aston Villa Pau Torres terkait keputusan pindah ke Liga Premier Inggris dibanding Real Madrid. Sempat digadang bergabung ke Estadio Santiago Bernabeu, eks pemain Villarreal itu justru berlabuh ke Villa Park di Birmingham, Inggris.
Selama berada di Villarreal, Pau Torres sering dianggap sebagai salah satu bek yang paling diremehkan di La Liga. Tapi, dia menunjukkan kualitas terbaiknya di sektor pertahanan. Selama enam musim, dia bermain 136 kali di La Liga. Bahkan, dalam tiga musim terakhir tampil minimal 33 kali secara rata-rata.
Berkat penampilan yang bagus, Pau Torres menjadi incaran banyak klub besar Eropa. Salah satu yang tertarik meminang pemuda berusia 26 tahun itu adalah Real Madrid.
Baca Juga
Legenda Brasil Tolak Wacana Carlo Ancelotti Jadi Pelatih Tim Samba
Pada 2021, Paul Torres masuk radar Real Madrid setelah kepergian Sergio Ramos ke Paris Saint-Germain (PSG). Negosiasi dilakukan dan Pau Torres sudah menyatakan bersedia. Real Madrid dan Villarreal juga sudah menyatakan sepakat terkait nominal.
Sayang, kesepakatan itu mentah setelah David Alaba menyatakan ingin meninggalkan Bayern Muenchen. “Saya tidak menolaknya. Saya tidak akan pernah menolak klub seperti Real Madrid atau Barcelona. Ada pembicaraan tetapi pada akhirnya mereka memiliki peluang pasar, yang sangat bagus,” ujar Pau Torres kepada Relevo.
“Kesepakatan mereka (Real Madrid) adalah David Alaba. Mereka merekrut Alaba secara gratis dan membatalkan negosiasi dengan kami,” tambah Pau Torres.
Meski gagal gabung Real Madrid, hidup tetap berlanjut untuk Pau Torres. Sejak awal musim ini, dia memutuskan pergi ke Inggris bergabung dengan mantan pelatihnya Unai Emery di Aston Villa. Hasilnya, dia bermain 10 kali di Liga Premier atau 13 secara total.
Baca Juga
Begini Pembelaan Bayern Muenchen Setelah Dikalahkan Klub Divisi III di DFB-Pokal

