Benarkah Fabio Quartararo Negosiasi dengan Aprilia? Begini Faktanya
DOHA, investortrust.id – Pembalap Yamaha Fabio Quartararo dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan CEO Aprilia Massimo Rivola untuk bergabung pada MotoGP 2025. Benarkah? Begini faktanya.
Fabio Quartararo menjalani MotoGP 2023 dengan hasil yang mengecewakan. Status sebagai juara MotoGP 2021 dan runner-up MotoGP 2022 bersama Yamaha tidak terlihat sepanjang MotoGP 2023. Dia puasa kemenangan dan hanya tiga kali podium dalam Main Race.
Sementara di awal musim ini, penampilan Fabio Quartararo juga biasa-biasa saja. Saat MotoGP Qatar digelar di Lusail Internasional Circuit, akhir pekan lalu, pembalap Prancis itu tercecer di belakang.
Baca Juga
Penjelasan Marc Marquez Lebih Cepat Dari Marco Bezzecchi dengan Motor yang Sama
Hasil buruk bersama Yamaha disebut telah membuat Fabio Quartararo memikirkan masa depan bersama pabrikan Jepang. Rumor menyebut, dia sedang bernegosiasi dengan Aprilia.
Laporan media Prancis, Paddock GP, menyatakan Aprilia Racing menjadi satu-satunya tim pabrikan yang paling memungkinkan dibela Fabio Quartararo pada MotoGP 2025. Sebab, Aleix Espargaro akan menginjak usia 35 tahun pada Juli 2024, dan tampaknya tidak akan diperpanjang Aprilia.
Merespons hal itu, Fabio Quartararo tidak secara spesifik menjawab apakah benar-benar bernegosiasi dengan Aprilia atau tetap bertahan di Yamaha. Dia menyebut hanya mau fokus balapan di MotoGP 2024.
“Saat ini, saya bisa bilang mereka (Yamaha) telah membuat kemajuan. Tapi, saya rasa kami harus mendengarkan semua orang,” kata Fabio Quartararo saat menjawab rumor pendekatan tim lain untuk MotoGP 2025, termasuk Aprilia, dilansir situs resmi MotoGP.
Catatan menunjukkan, dari 22 pembalap MotoGP 2024, hanya empat yang sudah mengantongi kontrak MotoGP 2025. Mereka adalah Francesco Bagnaia (Ducati), Luca Marini (Honda), Johann Zarco (LCR Honda), dan Brad Binder (KTM). Lalu, Fermin Aldeguer dikabarkan sudah sepakat dengan Ducati untuk membela Pramac Racing.
Baca Juga
Mungkinkah Terwujud? KTM Ingin Tandemkan Pedro Acosta dengan Marc Marquez

