Momen Canggung Juventus Jumpa Donald Trump: Bicara Transgender Hingga Iran!
WASHINGTON DC, investortrust.id – Momen canggung terjadi saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Juventus di Gedung Putih, Rabu (18/6/2025) waktu setempat, di sela-sela Piala Dunia Antarklub 2025. Orang paling berkuasa di Negeri Paman Sam itu bicara soal transgender hingga nuklir Iran yang membuat pemain bingung.
Donald Trump menyambut para personel Juventus di Ruang Oval, Gedung Putih. Tim tersebut meliputi dua warga Amerika Serikat, yaitu Timothy Weah dan Weston McKennie.
Juventus muncul di Gedung Putih sebelum pertandingan pertama melawan Al Ain dari Uni Emirat Arab (UEFA) di Audi Field, Washington DC, malam harinya. Hadir pula Presiden FIFA Gianni Infantino, eksekutif klub, mantan pemain Giorgio Chiellini, hingga pelatih kepala Igor Tudor.
Baca Juga
Giliran Nathan Tjoe-A-On: Tren Pemutusan Kontrak Pemain Abroad Indonesia Berlanjut
Trump asks the Juventus players standing behind him if women could make their team and tries to bait them into endorsing his transphobia pic.twitter.com/cJymDAmcSd
— Aaron Rupar (@atrupar) June 18, 2025
Dalam sejumlah rekaman video yang viral, para pemain Juventus berdiri di belakang presiden. Mereka tersenyum gugup dan tidak menanggapi. Donald Trump kemudan berbalik dan bertanya kepada mereka. "Bisakah seorang wanita masuk ke tim kalian, kawan-kawan?” ucap sang presiden.
Manajer umum Juventus Damien Comolli menjawab pertanyaan itu mewakili para pemain yang kebingungan. “Kami memiliki tim wanita yang sangat bagus. Mereka adalah juara bertahan Serie A,” kata Damien Comolli.
Donald Trump merespons Damien Comolli dengan cara yang tak kalah membingungkan. “Tapi, mereka seharusnya bermain dengan wanita. Dia bersikap sangat diplomatis,” respons suksesor Joe Biden tersebut.
Bagi warga di luar Amerika Serikat, mereka tentu saja tidak paham dengan maksud pertanyaan Donald Trump. Sebaliknya, bagi warga Paman Sam, atlet transgender menjadi isu hangat. Sebab, dia pernah membuat perintah yang melarang atlet transgender bertanding dengan atlet pria.
Selain soal transgender, situasi canggung lain muncul ketika Donald Trump mengomentari perang Israel dengan Iran. Dengan background para pemain La Vecchia Signora, dia membela Israel yang menyerang instalasi nuklir Iran.
“Saya tidak mau Iran memiliki nuklir. Tidak bisa,” ujar Donald Trump saat menjawab pertanyaan awak media yang hadir. Dan, lagi-lagi para personel Juventus yang ada di belakannya terlihat kebingungan.
Baca Juga
Real Madrid Imbang Lawan Al Hilal di Piala Dunia Antarklub, Xabi Alonso Membela Diri
Juventus squad in the background as Trump answers questions on Iran….. what a time to be alive pic.twitter.com/2jGompOJTA
— Juventus News Live (@juvenewslive) June 18, 2025

