Gennaro Gattuso Jadi Pelatih Timnas Italia ke-15 dalam 50 Tahun Terakhir
ROMA, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) akhirnya menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru Timnas Italia. Rino mengisi tempat yang pekan lalu ditinggalkan Luciano Spalletti.
Italia mengalami kekosongan pelatih setelah Luciano Spalletti berhenti seusai pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Moldova, Selasa (10/6/2025). Dia diberhentikan menyusul kekalahan telak Gli Azzurri lawan Norwegia, beberapa hari sebelumnya.
Setelah Luciano Spalletti berhenti, FIGC meminta Claudio Ranieri menjadi pelatih. Tapi, mantan nakhoda Leicester City itu menolak karena tidak ingin membatalkan pensiunnya dan sekarang punya jabatan baru di kepengurusaan AS Roma.
Baca Juga
Pelatih Juventus Igor Tudor Incar Gelar Juara Piala Dunia Antarklub 2025
Akhirnya, FIGC menunjuk Gennaro Gattuso. Dia akan diperkenalkan ke media dalam konferensi pers di Roma pada 19 Juni 2026. Kemudian, memulai persiapan untuk pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada September 2026.
Berusia 47 tahun, Gennaro Gattuso merupakan bagian dari skuad yang memenangkan Piala Dunia 2006. Kini, peran utamanya untuk memastikan tim nasional tidak melewatkan edisi ketiga turnamen tersebut secara berturut-turut.
📋 Possible Italy lineup under new coach Gennaro Gattuso. 🇮🇹 ⚽️
— Raffaele (@ItalianoCalcio) June 15, 2025
(📸 | GdS) pic.twitter.com/xmL1njKN4Z
Uniknya, Gennaro Gattuso menjadi pelatih ke-23 dalam sejarah Gli Azzurri atau pelatih ke-15 dalam 50 tahun terakhir. Vittorio Pozzo menjadi pelatih pertama Italia pada 1912 setelah mengisi tempat Federal Technical Commission (FTC).
Sementara pelatih Italia yang paling lama menjabat adalah Enzo Bearzot. Dia mengawasi 104 pertandingan dan membawa Italia meraih kemenangan di Piala Dunia 1982. Kemudian, Vittorio Pozzo dengan 97 pertandingan.
Tantangan Gennaro Gattuso adalah bertahan lama sebagai pelatih Italia. Pasalnya, Gli Azzurri punya tradisi pelatih yang mengundurkan diri atau dipaksa mundur, meski memiliki prestasi kelas dunia.
Contohnya, Marcello Lippi yang memenangkan Piala Dunia 2006 dan mengundurkan diri, serta kembali dua tahun kemudian setelah masa jabatan singkat Roberto Donadoni. Roberto Mancini, yang membawa Italia juara Euro 2020 juga mengundurkan diri karena tergiur duit selangit dari Arab Saudi.
Dan, yang paling baru adalah Luciano Spalleti. Dia kehilangan kursinya setelah kekalahan dari Norwegia pada pertandingan perdana Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Baca Juga
PSG Kalahkan Atletico Madrid, Marquinhos Minta Timnya Fokus di Piala Dunia Antarklub
BREAKING: Gennaro Gattuso has agreed to take over as the new head coach of the Italy national team 🇮🇹 pic.twitter.com/5TZADXtDJ6
— Sky Sports Football (@SkyFootball) June 15, 2025

