Ayah Luis Diaz Akhirnya Dibebaskan, Sepak Bola Menyambut Gembira
JAKARTA, investortrust.id – Setelah melewati drama penyanderaan selama lebih dari dua minggu, ayah Luis Diaz, Luiz Manuel Diaz, akhirnya dibebaskan para penculik.
Luis Diaz dan ayahnya sempat menjadi pembicaraan dunia dalam lebih dari dua pekan terakhir. Itu bermula pada 28 Oktober 2028 ketika Luis Manuel Diaz dan istrinya, Cilenis Marulanda, diculik sebuah kelompok gerilya bernama Tentara Pembebasan Nasional Kolombia (ELN) di sebuah SPBU di Barrancas.
Seketika dunia gempar, dan mendesak pembebasan ayah Luis Diaz. Pencarian dilakukan olah aparat keamanan Kolombia. Uang hadiah disiapkan bagi mereka yang bisa memberikan informasi keberadaan Luis Manuel Diaz.
Kini, setelah lebih dari dua minggu pencarian, sang ayah telah kembali. ELN menyerahkan ayah Luis Diaz kepada ofisial PBB dan perwakilan gereja setempat.
Luis Manuel Diaz kini telah dibawa ke Valledupar oleh pihak militer untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum benar-benar kembali ke rumah. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Semuanya baik-baik saja, dan ayah Luis Diaz mengaku mendapatkan perlakuan yang cukup layak.
Baca Juga
Main Kurang Bagus Lawan Toulouse, Liverpool Memang Pantas Kalah
Pembebasan ayah Luis Diaz mendapatkan respons positif banyak pihak, termasuk Liverpool. “Saya sangat gembira,” ucap Juergen Klopp, kepada TNS Sports.
Begitu pula manajemen The Reds yang langsung mengeluarkan pernyataan resmi di media sosial. “Kami gembira dengan berita kembalinya ayah Luis Diaz dengan selamat, dan kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menjamin pembebasannya,” tulis Liverpool melalui Twitter.
Presiden Kolombia Gustavo Petro juga memberikan reaksi di Twitter, dengan pesan: "Hidup Kebebasan dan Perdamaian”.
Sementara Asosiasi Sepak Bola Kolombia (CFF) mengeluarkan pernyataan terima kasih kepada semua pihak yang bertanggung jawab atas pembebasan Luis Manuel Diaz, termasuk pemerintah, militer, dan polisi. “Sepak bola adalah gairah dalam kedamaian. Jangan ada seorang pun yang berpikir untuk menyerang kenyataan itu lagi,” tulis CFF.
Baca Juga
Mengaku Bermain Kurang Semangat, AS Roma Bisa Terima Kekalahan dari Slavia Praha

