Adu Penalti Lawan Bodo/Glimt Gagalkan Tiket Lazio ke Semifinal Liga Europa
ROMA, investortrust.id – Pelatih Lazio Marco Baroni menjelaskan penyebab kegagalan menang dalam adu penalti melawan Bodo/Glimt pada leg kedua perempat final Liga Europa di Stadio Olimpico, Roma, Jumat (18/4/2025) dini hari WIB.
Lazio dalam misi harus menang saat kedatangan Bodo/Glimt setelah menyerah 0-2 pada pertemuan pertama di Norwegia. Lazio mendapatkan apa yang dicari saat Taty Castellanos mencetak gol pada menit ke-21 dan Tijjani Noslin (90+3) memaksakan perpanjangan waktu.
Di extra time, Lazio mendapatkan kemenangan 3-0 lewat Boulaye Dia (100). Tapi, Andreas Helmersen (109) membawa Bodo/Glimt kembali ke pertandingan. Skor 3-1 untuk Lazio atau agregat 3-3 mengakhiri babak perpanjangan waktu.
Baca Juga
Lolos ke Semifinal Liga Europa, Dominic Solanke Selamatkan Wajah Ange Postecoglou
Pada fase adu penalti, Lazio mengalami hari sial. Loum Tchaouna, Tijani Noslin, dan Taty Castellanos, yang tampak kelelahan, dipaksakan menjadi eksekutor. Akibatnya, mereka gagal mencetak gol sehingga Lazio kalah adu penalti 2-3 dalam agregat 3-3 (3-1, 0-2).
“Ada rasa sakit dari pertandingan ini karena kami pantas lolos. Tim ini memainkan pertandingan yang luar biasa di stadion yang luar biasa dengan energi yang luar biasa juga,” ujar Marco Baroni kepada Sky Sport Italia.
“Kami bermain bagus, menciptakan peluang, agresif, menekan dengan tinggi, menghentikan Bodo/Glimt bermain, dan memiliki banyak peluang mencetak gol. Saya sedih dengan hasil akhir pertandingan,” tambah Marco Baroni.
“Tapi, saya bangga dengan tim. Saya berterima kasih kepada para penggemar dan hanya bisa memberi selamat kepada semua orang, termasuk mereka yang mengambil penalti. Ini bukan salah mereka. Ini salah saya sebagai pelatih,” pungkas Marco Baroni.
Baca Juga
Penyesalan Corentin Tolisso Lihat Lyon Gagal Menang di Menit Terakhir Extra Time
— topandball (@topandballvb) April 17, 2025

